Polda Metro Jaya Ancam Tindak Tegas Pengadangan di Petamburan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Brimob berjaga di area Polda Metro Jaya, Selasa, 1 Desember 2020. Muhamad Rizieq Shihab bersama menantunya Hanif Alatas dipanggil penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus kerumunan di Petamburan. Hingga Selasa sore pukul 15.00, pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab beserta rombongannya belum muncul di Polda Metro Jaya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Personil Brimob berjaga di area Polda Metro Jaya, Selasa, 1 Desember 2020. Muhamad Rizieq Shihab bersama menantunya Hanif Alatas dipanggil penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus kerumunan di Petamburan. Hingga Selasa sore pukul 15.00, pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab beserta rombongannya belum muncul di Polda Metro Jaya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan polisi  akan mengambil tindakan tegas, jika usaha pengadangan petugas masih terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat.

    Pengadangan itu dilakukan oleh sejumlah anggota FPI berpakaian dan beratribut putih di depan Gang Paksi, yang menuju ke rumah Rizieq Shihab, Rabu siang. Mereka berusaha menghalangi penyidik Polda Metro Jaya yang hendak menyerahkan surat pemanggilan kedua terhadap Rizieq Shihab di rumahnya. 

    "Dengan tegas kami menyampaikan kepada mereka, kami sebagai petugas kepolisian mempunyai tugas, punya dasar hukum semua, kalau memang menghalangi kami," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Desember 2020. 

    Meskipun ada pengadangan dan situasi sempat menjadi tegang, Yusri mengatakan tidak sampai terjadi kericuhan di sana. Polda Metro Jaya telah menerjunkan personel Brimob ke Petamburan untuk mengawal penyidik saat mengirimkan surat panggilan kepada Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Alatas. 

    Yusri mengatakan setelah dibujuk oleh penyidik, anggota FPI akhirnya mau menerima surat pemanggilan terhadap Rizieq Shihab. "Surat sudah diterima oleh Ustad Eko," kata Yusri.

    Pemanggilan itu dilakukan polisi setelah Rizieq Shihab tak bisa hadir dalam pemeriksaan pertama di Polda Metro Jaya pada Selasa kemarin. Kuasa hukumnya menyatakan Rizieq tak bisa datang karena kurang sehat dan harus beristirahat. 

    Baca juga: Penjelasan Mer-C tentang Beredar Hasil Tes Swab Rizieq Shihab Positif Covid-19

    Sebagai gantinya, penyidik melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan menjadi Senin pekan depan. Rizieq Shihab dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan bersama dengan menantunya Hanif Alatas sebagai saksi atas kerumunan di Petamburan pada Sabtu, 14 November 2020. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.