Kasus Covid-19 Melesat, Tower 4 Wisma Atlet Alih Fungsi Tampung Pasien Bergejala

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas dari PMI Jakarta Pusat bersiap menyemprotkan disinfektan di dua menara Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). (ANTARA/Sugiharto Purnomo)

    Petugas dari PMI Jakarta Pusat bersiap menyemprotkan disinfektan di dua menara Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). (ANTARA/Sugiharto Purnomo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran telah beralih fungsi dari flat isolasi mandiri menjadi ruang perawatan pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Alih fungsi ini dilakukan karena peningkatan pasien bergejala yang dirawat di RS darurat itu.  

    Kepala Sekretariat RSD Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Kesehatan Laut dr R M Tjahja Nurrobi menginformasikan alih fungsi Menara 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri itu pada 30 November 2020.

    Awalnya, pemerintah membuka Menara 6 dan 7 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai RS Darurat Corona pada 23 Maret 2020. Menara tersebut digunakan sebagai ruang rawat inap pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

    Pada pertengahan September, pemerintah membuka lagi tower 4 dan 5 Wisma Atlet sebagai ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi Covid-19.

    Menara 5 lebih dulu dioperasikan untuk isolasi mandiri daripada Menara 4, yaitu pada 15 September 2020. Selanjutnya, Menara 4 dioperasikan pada 21 September 2020.

    Mengenai kapasitas, berdasarkan data tempat tidur dan pasien yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian pada 21 September 2020, Menara 6 memiliki 1.300 tempat tidur, Menara 7 memiliki 1.578 tempat tidur,

    Menara 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan Menara 5 memiliki 1.570 tempat tidur.

    Baca juga: Fluktuasi Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Disebut Masih Wajar

    Pada Senin lalu, Presiden Jokowi mengingatkan Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta untuk lebih memperhatikan penanganan Covid-19 karena mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan dalam beberapa waktu belakangan.

    "Saya ingin ingatkan ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam 2-3 hari ini peningkatannya sangat drastis sekali, yakni Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Agar dilihat betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 30 November 2020.

    Sejak dioperasikan pada 23 Maret lalu, Wisma Atlet Kemayoran merawat 28.975 pasien Covid-19. Sebanyak 26.086 orang dinyatakan sembuh. Untuk flat isolasi telah menampung 17.805 pasien, dan 16.625 orang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.