Bima Arya Minta 3 Hal Ini Sebelum Pemberian Vaksin Covid-19 di Bogor

Kendaraan melintas di dekat baliho sosialisasi manfaat vaksinasi di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Senin 30 November 2020. Presiden Joko Widodo memperkirakan pemberian vaksin Covid-19 dapat dilakukan pada akhir Desember 2020 atau awal Januari 2021, tergantung dari datangnya vaksin dan proses persiapan yang dilakukan di Indonesia. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Bogor - Wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengusulkan tiga hal kepada pemerintah sebelum pemberian vaksin Covid-19Usulan itu disampaikan dalam webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dengan tema Vaksinasi Aman, Masyarakat Sehat.

Menurut Bima Arya, ketiga usulan tersebut adalah, sosialisasi dan edukasi, target, serta teknis simulasi pemberian vaksin. Sebelum pemberian vaksin Covid-19 kepada warga yang menjadi sasaran, langkah utama yang harus dilakukan adalah pemberian pemahaman, serta sosialisasi edukasi tentang vaksin kepada warga.

"Usulan ini sempat saya sampaikan kepada Bapak Presiden saat beliau meninjau simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor, pada 18 November lalu," kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Kamis 3 Desember 2020.

Hingga hari ini masih ada warga yang tidak percaya bahwa Covid-19 itu nyata dan ada. Data hasil survei di Kota Bogor, ada 19 persen orang tidak percaya adanya Covid-19 dan 50 persen orang yang ragu-ragu. "Pemberian vaksin COVID-19 agar maksimal, maka diberikan pemahaman mengenai vaksin lebih dulu kepada warga," katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya melihat ada tiga kelompok warga yang enggan diberi vaksin Covid-19, yakni karena tidak percaya Covid-19 itu ada dan nyata, karena alasan keagamaan, serta karena tidak percaya bahwa vaksin itu aman. "Diperlukan edukasi dan pemahaman yang baik agar warga dapat memberi respons positif pada pemberian vaksinasi," katanya.

Sosialisasi dan edukasi, kata dia, harus dilakukan secara bersama-sama baik praktisi kesehatan, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat.

Usul ketiga adalah menentukan target siapa saja yang menerima vaksinasi Covid-19. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor telah menetapkan target penerima vaksin difokuskan pada warga usia produktif, yakni 17 tahun hingga 59 tahun.

Untuk pemberian vaksi tahap awal, kuotanya hanya sekitar 20 persen dari jumlah yang ditetapkan atau sekitar 160.000 sampel vaksin Covid-19. "Dari jumlah tersebut akan diseleksi lagi sasaran penerimanya, di antaranya adalah warga yang tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid," katanya.

Baca juga: Ke Puskesmas Bogor, Presiden Jokowi Siap Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19

Menurut Bima Arya, setelah target usia secara keseluruhan, maka target berikutnya adalah pemberian vaksin Covid-19 berdasarkan skala prioritas, yakni kepada tenaga pendidik, pelayan publik termasuk ASN, TNI, dan Polri, baru kemudian yang lainnya.






15 Rekomendasi Tempat Ngopi di Bogor Kekinian, Seru buat Kongko

9 jam lalu

15 Rekomendasi Tempat Ngopi di Bogor Kekinian, Seru buat Kongko

berikut tempat ngopi di Bogor dengan konsep alam yang instagramable murah seru dan enak jadi tempat nongkrong


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

10 jam lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

1 hari lalu

25 Rekomendasi Wisata di Bogor yang Hits Serta Harga Tiket Masuknya

Rekomendasi tempat wisata di Bogor yang sejuk dan cocok untuk foto-foto bersama keluarga dan teman saat akhir pekan.


Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

3 hari lalu

Jembatan di Babakan Madang Bogor Ambruk Karena Pergerakan Tanah, Ribuan Warga Desa Terisolir

Pemerintah desa telah memberitahu Dinas PUPR tentang potensi ambruknya jembatan di Kampung Cicadas Babakan Madang. Karena pergerakan tanah.


PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

4 hari lalu

PSI Kritik Pengadaan Karangan Bunga Rp 1,1 Miliar oleh Pemkot Kota Bekasi

PSI Bekasi bandingkan anggaran pengadaan karangan bunga Kota Bekasi yang lebih besar daripada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kota Bogor.


5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

5 hari lalu

5 Fakta Menarik Tentang Gunung Kencana di Bogor

Gunung Kencana memang belum begitu familier, namun gunung di Bogor ini sebenarnya mempunya segudang fakta menarik di dalamnya.


Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

5 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Mobil Dinas Listrik

Pemerintah Kota Bogor mengaku sedang menyiapkan peraturan wali kota (perwali) untuk pengadaan kendaraan listrik sebagai mobil dinas.


5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

6 hari lalu

5 Fakta Menarik tentang Gunung Salak

Sejak tahun 2003, Gunung Salak termasuk ke dalam wilayah konservasi yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

6 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.


Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

6 hari lalu

Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

Polresta Bogor terus memantau akun media sosial kelompok-kelompok remaja yang suka tawuran. Bikin janji tawuran di media sosial.