Anggarkan Rp 5,3 Triliun untuk Covid-19, DPRD DKI: Prioritas Beli Vaksin

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Vaksin Covid-19. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi Vaksin Covid-19. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Anggaran DPRD DKI Syarif mengatakan Pemerintah DKI menganggarkan Rp 5,3 triliun untuk penanggulangan Covid-19 tahun 2021. Anggaran difokuskan untuk bantuan sosial, insentif tenaga kesehatan dan belanja vaksin.

    “Belanja vaksin ini menjadi prioritas tahun depan," kata Syarif saat dihubungi, Jumat, 4 Desember 2020. Anggaran itu berasal dari pos anggaran belanja tidak terduga.

    Semula DKI menduga vaksin diberikan gratis dari pemerintah pusat. Tapi ternyata, pemerintah pusat tidak memberi vaksin untuk warga DKI secara gratis. Sehingga Pemerintah DKI harus mengalokasikan anggaran pembelian vaksin tahun depan.

    “Mungkin karena APBD DKI besar jadi diminta beli vaksin." Politikus Gerindra itu memperkirakan belanja vaksin baru bisa dilakukan pada Maret 2021. Pemerintah masih menunggu proses vaksinasi untuk daerah prioritas seperti Depok, Jawa Barat.

    Pemerintah akan mulai melakukan vaksinasi di Depok pada Januari tahun depan. "DKI menunggu tiga bulan sepertinya untuk belanja vaksin setelah vaksinasi di Depok.” Ia berharap setelah belanja vaksin DKI langsung bisa proses vaksinasi.

    Pemerintah DKI juga membuat daftar prioritas warganya yang bakal divaksin. Vaksinasi di antaranya diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan guru. "DKI akan memberikan vaksin gratis kepada kalangan prioritas."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.