Polisi Koordinasi dengan BNNP Soal Kemungkinan Rehabilitasi Iyut Bing Slamet

Reporter

Artis Iyut Bing Slamet dalam Festival Film Indonesia (FFI) 1991 di Jakarta, 1991. Mantan penyanyi cilik era tahun 80-an pernah ditangkap oleh kepolisian terkait kepemilikan paket shabu seberat 0,4 gram. Iyut bin Slamet kemudian divonis bersalah dan dipenjara selama satu tahun. TEMPO/ Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta tentang kemungkinan rehabilitasi terhadap mantan artis cilik, Iyut Bing Slamet. Kepala Polres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan tak tertutup kemungkinan Iyut yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu bakal direhabilitasi karena hanya pengguna.

"Apakah dia bisa direhab atau tidak, pecandu atau seperti apa, kita lihat hasilnya dahulu," kata Budi dalam gelar perkara di Mapolres Jakarta Selatan, Sabtu, 5 Desember 2020. Namun, dia tak bisa memastikan waktu proses asesmen.

Iyut dikabarkan syok berat. Namun polisi memberikan pendampingan dengan menurunkan polisi wanita (Polwan). Tujuannya untuk mengurangi syok adik Adi Bing Slamet itu karena telah ditangkap dua kali dalam kasus serupa.

"Keluarga sudah menjenguk. ”Iyut juga dites rapid dan hasilnya non reaktif (COVID-19).

Kepada polisi, Iyut mengaku membeli narkoba jenis sabu sebanyak 0,7 gram pada seseorang di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Desember 2020. Ia memakai sabu itu selama dua hari, yakni pada Selasa 1 Desember 2020 dan Rabu 2 Desember 2020 di rumahnya. Kamis malam, 3 Desember 2020, Iyut ditangkap di rumahnya di Johar Baru, Jakarta Pusat.

Polisi menjadikan satu set alat hisap sabu, dua korek gas, dan satu plastik klip bening bekas narkotika sebagai bukti.

Polisi mengembangkan kasus itu untuk mencari penjual sabu.
"Penyidik juga masih mendalami alasan Iyut menggunakan sabu," kata Budi.

Iyut dibidik dengan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman empat tahun penjara. Tes urine Iyut positif mengandung metafetamin.






Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

10 jam lalu

Teddy Minahasa Minta Dody Prawiranegara Tukar Barang Bukti Sabu untuk Operasi Penjebakan

Hotman Paris menyatakan Teddy Minahasa ingin meminjam barang bukti sabu untuk operasi penjebakan dan penangkapan Linda.


Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

10 jam lalu

Sidang Sabu Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Sampel Sabu di Jakarta dan Bukittinggi

Hotman Paris menilai dakwaan jaksa terhadap Teddy Minahasa prematur karena para saksi pada saat pemusnahan barang bukti sabu tidak diperiksa.


Kuasa Hukum Teddy Minahasa Sebut PN Jakarta Barat Tak Berwenang Adili Kasus Tukar Sabu di Bukittinggi

10 jam lalu

Kuasa Hukum Teddy Minahasa Sebut PN Jakarta Barat Tak Berwenang Adili Kasus Tukar Sabu di Bukittinggi

Kuasa hukum Irjen Teddy Minahasa menilai locus delicti dugaan barang bukti sabu ditukar dengan tawas terjadi Polres Bukittinggi.


Teddy Minahasa Sempat Minta Doddy Prawiranegara Antar 5 Kilogram Sabu Gunakan Pesawat

22 jam lalu

Teddy Minahasa Sempat Minta Doddy Prawiranegara Antar 5 Kilogram Sabu Gunakan Pesawat

Teddy Minahasa sempat meminta Doddy Prawiranegara untuk mengantar sabu seberat lima kilogram menggunakan pesawat ke Jakarta, namun hal itu ditolak.


Dody Prawiranegara Serahkan Uang Hasil Penjualan Sabu di Rumah Teddy Minahasa di Jagakarsa

1 hari lalu

Dody Prawiranegara Serahkan Uang Hasil Penjualan Sabu di Rumah Teddy Minahasa di Jagakarsa

Pengacara Teddy Minahasa, Hotman Paris meminta jaksa menunjukkan rekaman CCTV di rumah Teddy yang menunjukkan penyerahan uang hasil jualan sabu.


5 Jenis Narkoba yang Sering Dijumpai Kasusnya di Masyarakat

1 hari lalu

5 Jenis Narkoba yang Sering Dijumpai Kasusnya di Masyarakat

Penyalahgunaan narkoba kian marak. Oleh karena itu, penting mengetahui jenis narkoba yang sering dijumpai di masyarakat


Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

1 hari lalu

Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

Hotman Paris Hutapea menyatakan, dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Teddy Minahasa prematur.


Sidang Perdana Teddy Minahasa Dijaga Ketat, Dia Didampingi Hotman Paris Hutapea

1 hari lalu

Sidang Perdana Teddy Minahasa Dijaga Ketat, Dia Didampingi Hotman Paris Hutapea

Polres Metro Jakarta Barat menjaga ketat sidang perdana kasus narkoba yang menjerat mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa.


Perwira Polisi Terjerat Kasus Narkoba selain Teddy Minahasa, Siapa Lagi?

1 hari lalu

Perwira Polisi Terjerat Kasus Narkoba selain Teddy Minahasa, Siapa Lagi?

Kasus narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa rupanya bukan yang terakhir. Berikut sederet perwira polisi terseret kasus narkoba.


Sidang Perdana Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Polisi Siagakan 50 Personel

1 hari lalu

Sidang Perdana Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Polisi Siagakan 50 Personel

Teddy Minahasa menjadi tahanan Polda Metro Jaya setelah ditangkap karena kasus peredaran 5 kilogram narkoba jenis sabu yang ditukar dengan tawas