Dokter Paru RSUP Persahabatan Sarankan Olahraga Aman dengan Hindari Kerumunan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet dayung nomor canoe Yuda Firmansyah berlatih dalam Pelatnas Dayung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 16 Juni 2020. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB Podsi) tetap menjalankan program pelatihan nasional (pelatnas) di tengah pandemi COVID-19 untuk menjaga kondisi para atlet sehingga target meningkatkan prestasi dalam Sea Games 2021 Vietnam dan mengamankan perwakilan dayung Indonesia dalam Olimpiade Tokyo dapat tercapai. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Atlet dayung nomor canoe Yuda Firmansyah berlatih dalam Pelatnas Dayung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 16 Juni 2020. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB Podsi) tetap menjalankan program pelatihan nasional (pelatnas) di tengah pandemi COVID-19 untuk menjaga kondisi para atlet sehingga target meningkatkan prestasi dalam Sea Games 2021 Vietnam dan mengamankan perwakilan dayung Indonesia dalam Olimpiade Tokyo dapat tercapai. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, JakartaDokter paru RSUP Persahabatan Jakarta dr. Andika Chandra Putra menyarankan masyarakat berolahraga dengan menghindari tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

    "Jadi lakukan olahraga di daerah aman, tidak begitu ramai dan tetap hindari kerumunan," kata Andika ketika dihubungi ANTARA, Minggu 6 Desember 2020.

    Dokter paru itu mengingatkan bahwa tujuan olahraga adalah untuk relaksasi dan untuk menjaga kebugaran tubuh. Olahraga baik dilakukan terutama di tengah wabah virus SARS-CoV-2 yang pada umumnya menyerang daya tahan tubuh manusia.

    Dokter RS Persahabatan itu mengatakan, tujuan olahraga bukan untuk meraih prestasi. Oleh karena itu, kewaspadaan harus terus diupayakan guna menghindari risiko penularan Covid-19.

    Untuk itu, Andika mengajak kepada semua masyarakat untuk berolahraga dengan menghindari tempat-tempat yang ramai, sehingga risiko penularan Covid-19 dapat dicegah.

    Andika menyarankan agar masyarakat tidak berolahraga secara berkelompok dan dilakukan di zona hijau yang jauh dari keramaian, sehingga bisa lebih leluasa untuk melepas masker tanpa khawatir tertular dari orang di sekitarnya.

    Jika tidak memungkinkan untuk berolahraga di zona hijau atau sepi, dokter paru itu menyarankan agar masyarakat tetap memakai masker. Masyarakat juga diminta tetap menjaga jarak dengan orang lain guna mencegah potensi penularan.

    Baca juga: Dokter Paru RSUP Persahabatan Sebut Covid-19 Penyakit Seribu Wajah

    Dokter paru RSUP Persahabatan itu menyarankan agar olahraga dapat dilakukan secara bertahap bagi masyarakat yang belum terbiasa berolahraga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.