Catherine Wilson Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Depok Hari Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Catherine Wilson keluar dari mobil untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Depok, Jawa Barat oleh penyidik Polda Metro Jaya, Selasa 17 November 2020.Catherine Wilson ditangkap polisi karena kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti dua klip narkotika jenis sabu seberat 0,43 dan 0,66 gram di kawasan Pangkalanjati, Cinere, Depok, Jawa Barat, 17 Juli 2020. Tempo/Nurdiansah

    Catherine Wilson keluar dari mobil untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Depok, Jawa Barat oleh penyidik Polda Metro Jaya, Selasa 17 November 2020.Catherine Wilson ditangkap polisi karena kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti dua klip narkotika jenis sabu seberat 0,43 dan 0,66 gram di kawasan Pangkalanjati, Cinere, Depok, Jawa Barat, 17 Juli 2020. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis sekaligus model wanita, Catherine Wilson menjalani sidang perdananya akibat penyalahgunaan narkotika hari ini, Selasa 8 Desember 2020 di Pengadilan Negeri Kelas I B Kota Depok.

    Wanita yang karib disapa Keket ini, menjalani sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum.

    Humas PN Kelas I B Kota Depok, Nanang Herjunanto mengatakan, sidang kemungkinan akan dilakukan secara daring atau online.

    “Kalau tahanan keluar dan masuk lagi kan dikhawatirkan berisiko karena sedang pandemi ini,” kata Nanang saat dikonfirmasi, Selasa 8 Desember 2020.

    Baca juga: Tunggu Hasil Asesmen BNN, Catherine Wilson Dititip ke RS Lemdikpol

    Nanang mengatakan, sesuai rencana sidang dilaksanakan pada pukul 09.00. “Jadi (teknisnya), jaksa dan hakim di pengadilan, sementara terdakwa di rutan,” kata Nanang.

    Keket ditangkap polisi usai kedapatan menyimpan narkotika pada 17 Juli 2020. Ia ditangkap di kediamannya kawasan Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat.

    Dalam penangkapan tersebut, Keket ini didapati menyimpan dua paket sabu seberat 0,43 gram dan 0,66 gram, beserta alat hisapnya.

    Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, Keket disangka dengan tiga buah pasal sekaligus. Bahkan, dia juga terancam hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.

    "Sangkaan dari penyidik itu ada tiga pasal. Pertama 114 ayat 1 Junto Pasal 132 UU No.35 tahun 2009 ancaman 20 tahun, minimal lima tahun," ucap Herlangga, Selasa 17 November 2020.

    "Kedua Pasal 112 ayat 1 UU no.35 tahun 2009 juncto Pasal 132, dengan ancaman maksimal 12 tahun, minimal 4 tahun dan Pasal 127 ayat 1 huruf a juncto pasal 132 UU no.35 2009 ancaman maksimal empat tahun," tambah Herlangga.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.