Pilkada Depok 2020, Pasangan Idris-Imam Klaim Unggul Hitung Cepat 55,38 Persen

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPPS memakai pakaian adat Betawi di TPS 34, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Desember 2020. Selain itu, petugas KPPS juga mengenakan pakaian adat untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Depok 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas KPPS memakai pakaian adat Betawi di TPS 34, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Desember 2020. Selain itu, petugas KPPS juga mengenakan pakaian adat untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Depok 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono mengklaim unggul 55,38 persen dalam hitung cepat Pilkada Depok 2020

    Klaim itu disampaikan ketua tim pemenangan pasangan Mohammad Idris - Imam Budi Hartono, Hafid Nasir. Pasangan itu disebut meraih 55,38 persen berdasarkan data hasil hitung cepat Pilkada Depok 2020 yang mencapai 75 persen.

    "Hasil hitung cepat sementara dari 75 persen data hitung cepat yang sudah masuk, Idris-Imam Paslon Nomor 2 unggul dengan perolehan suara 55,38 persen sedangkan paslon nomor 01 Pradi-Afifah mendapat suara 44,62 persen," kata Hafid Nasir di Rumah Relawan Idris (RRI), Cilodong Kota Depok,  Rabu 9 Desember 2020.

    Pengumuman itu disampaikan dalam acara yang dihadiri para relawan, simpatisan dan segenap pimpinan Partai Koalisi Tertata Adil Sejahtera, yakni Partai Demokrat, PKS, PPP, dan Partai Berkarya.

    “Alhamdulillah kami bersyukur atas hasil ini, tentu ini adalah buah kerja keras para partai pengusung, relawan, dan warga Depok sekalian yang telah mendukung dan memenangkan Idris-Imam. Insya Allah ke depan kita Bangun Depok Bersama menuju Depok yang Maju Berbudaya dan Sejahtera," ujar Hafid.

    Baca juga: Calon Wali Kota Depok M Idris Positif Covid-19, Gugus Tugas: Contact Tracing

    Hafid mengatakan, Idris-Imam akan berkomunikasi dengan semua pihak terkait hasil hitung cepat Pilkada Depok 2020 ini. Tim pemenangan akan mengawal suara warga sampai pengumuman resmi pilkada serentak oleh KPU. "Tentunya kami akan terbuka dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan kandidat 01 agar bersama kita bisa bersinergi menghadirkan pembangunan yang lebih baik di kota Depok," ujarnya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.