Kapolda Metro Jaya Umpamakan Dirinya Gajah Mada yang Menumpas Premanisme Jakarta

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran saat ditemui wartawan usai berolahraga di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Desember 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran saat ditemui wartawan usai berolahraga di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Desember 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengumpamakan dirinya Gajah Mada dalam menumpas organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan premanisme di Jakarta. Menurut Fadil, sosok Panglima Perang di Kerajaan Majapahit itu sangat ditunggu masyarakat karena premanisme yang sudah menahun di Ibu Kota. 

    Ia mencontohkan ada satu ormas melakukan premanisme seperti menganiaya dan mengancam warga sejak 1998 sampai tahun 2020. Fadil tak menyebutkan nama ormas itu. 

    "Preman ini merasa dirinya di atas itu, di atas hukum, bagaimana perasaan Anda kira-kira? Pastikan mau teriak tapi takut, nanti dianiaya, dikeroyok, keluarga kita diganggu, diancam. Tiba-tiba ada sosok satu orang namanya Gajah Mada," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Desember 2020. 

    Fadil menjelaskan sosok Gajah Mada dengan sigap melawan dan memberangus kelompok preman itu. Tindakan itu, menurut Fadil, akan disambut oleh masyarakat yang senang wilayahnya bebas dari preman. 

    "Jadi, Kapolda memiliki tanggung jawab melawan yang begini-gini, jangan sampai nanti masyarakat kesal sama saya, Ini gimana sih, Kapolda diem-diem aja," ujar Fadil. 

    Premanisme yang dilakukan oleh anggota ormas, kata dia, sering berbalut identitas suku dan agama. Sehingga merusak rasa nyaman masyarakat dan merobek kebhinekaan.  

    Fadil berjanji tak akan berhenti memberantas ormas yang melakukan ujaran kebencian, penghasutan, hingga menebarkan berita bohong. "Saya harus menegakkan hukum yang tegas terhadap model seperti ini. Gak ada gigi mundur, ini harus kami selesaikan," ujar Fadil. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H