Perempuan Penghina Jokowi Ditangkap, Pelaku Buat Video Tahun 2019

Ilustrasi Borgol. mentalfloss.com

TEMPO.CO, Jakarta - Polsek Menteng menangkap perempuan berinisial LS, 49 tahun, yang diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Perempuan penghina Jokowi dan Megawati itu ditangkap pada Selasa, 15 Desember 2020.

"Ditangkap di kediamannya, daerah Ciputat, Tengerang Jakarta Selatan" kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng Komisaris Ghozali Luhulima saat dihubungi, Rabu, 16 Desember 2020.

Penghinaan itu dilakukan LS dalam sebuah video. Tempo menemukan video tersebut di Twitter. Salah satu akun yang mengunggahnya adalah @futoday_.

Pemilik akun menuliskan keterangan berbunyi "Tolong segerakan pak @DivHumas_Polri tambah lagi nih yg menghina pak @jokowi. Emak² yang kurang bersyukur."

Menurut penyelidikan, video itu dibuat LS pada tahun 2019. "Udah lama, kenapa baru ada sekarang," kata dia.

Terhadap akun yang menyebarkan video penghina Jokowi itu, Ghozali mengatakan polisi masih melakukan pendalaman.

Pada saat ini LS dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diperiksa kejiwaannya. "Suaminya sudah meninggal juga," kata Ghozali.

Baca juga: Polisi Tetap Gelar Perkara Kasus Penghinaan Ahok

Dalam video penghinaan terhadap Jokowi tersebut, LS melontarkan beberapa umpatan untuk Jokowi dan Megawati. LS juga menyebut uang negara hilang karena ulah mereka.






Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

23 menit lalu

Jokowi Tolak Tanggapi NasDem Usung Anies Jadi Capres 2024

Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem menjadi capres untuk perhelatan Pilpres 2024. Diumumkan Surya Paloh.


Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

32 menit lalu

Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Santunan ini hanya diperuntukkan bagi keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Untuk korban luka diberi pengobatan gratis.


Jokowi Setujui Susunan Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

1 jam lalu

Jokowi Setujui Susunan Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Nama-nama pimpinan dan anggota tim pencari fakta tragedi Kanjuruhan ini sudah dilaporkan Mahfud ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.


Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

1 jam lalu

Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

Jokowi mengatakan Indonesia masih dipercaya perusahaan-perusahaan besar dunia sebagai tujuan investasi meskipun terjadi krisis finansial global.


Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

2 jam lalu

Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

Jokowi meresmikan groundbreaking pabrik pipa milik Wavin Manufacturing Indonesia, bagian dari Wavin Orbia asal Belanda, di Kawasan Industri Batang.


Pedagang Ini Sebut 90 Persen Beras di Batam Hasil Selundupan Impor: Ngeri-ngeri Sedap

2 jam lalu

Pedagang Ini Sebut 90 Persen Beras di Batam Hasil Selundupan Impor: Ngeri-ngeri Sedap

Salah satu pedagang beras di pasar induk Cipinang menyatakan mayoritas beras yang beredar di Batam adalah selundupan impor dari Vietnam.


Fraksi PDIP DPR Usulkan Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan

2 jam lalu

Fraksi PDIP DPR Usulkan Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan

Pembentukan pansus dimaksudkan agar mendapatkan jawaban yang lebih komprehensif atas tragedi Kanjuruhan.


Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

3 jam lalu

Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

Jokowi siang ini akan terbang menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


Pemerintah Tegaskan Fokus Utama Tangani Korban Tragedi Kanjuruhan

4 jam lalu

Pemerintah Tegaskan Fokus Utama Tangani Korban Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 125 orang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Liga 1.


Zulhas Cerita Ditelepon Jokowi Tiap Hari Agar Tak Lengah Atas Kenaikan Harga Beras

5 jam lalu

Zulhas Cerita Ditelepon Jokowi Tiap Hari Agar Tak Lengah Atas Kenaikan Harga Beras

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku Presiden Jokowi hampir setiap hari menghubunginya untuk tidak lengah atas kenaikan harga beras.