5 Fakta Kasus Haikal Hasan, Mengaku Mimpi Bertemu Rasulullah hingga Boikot JNE

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Haikal Hassan. Instagram

    Haikal Hassan. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Secretary General Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan sedang ramai diperbincangkan masyarakat saat ini. Penyebabnya, ia disebut sebagai penyebab munculnya tagar #BoikotJNE di media sosial hingga dilaporkan ke polisi karena mengaku bertemu Rasulullah Nabi Muhammad SAW di dalam mimpi.

    Berikut ini merupakan 5 fakta dari viralnya sosok Haikal Hassan beserta kasus yang menjeratnya.

    1. Mengaku bertemu Nabi Muhammad SAW di mimpi

    Saat mengiringi pemakaman enam anggota FPI yang tewas ditembak polisi di Megamendung, Jawa Barat, pada 9 Desember 2020, Haikal Hasan mengaku pernah bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW. Mimpi itu dialami Haikal Hasan saat kehilangan dua anaknya. 

    Haikal yang saat itu mengaku bersedih, melihat Rasulullah memegang tangan kedua anaknya, yakni Umar dan Salma. Menurut dia, Nabi Muhammad SAW meminta Haikal tidak perlu khawatir lagi dengan anaknya. Haikal kemudian mengatakan, para laskar yang tewas juga sedang bersama Rasulullah SAW.

    "Kalau kita sedih, bukan sedihin mereka ya Bu, ya Pak, saudara semua. Karena kita ngiri sama mereka, karena mereka sudah bersama Rasulullah dengan kematian yang husnul khotimah," kata Haikal untuk keluarga laskar FPI.

      


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.