Pembangunan MRT Fase 2, Transjakarta Pindahkan Sementara Halte BI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020. Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar mengungkapkan pembangunan MRT Jakarta fase 2 terancam mengalami kemunduran. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2 di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020. Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar mengungkapkan pembangunan MRT Jakarta fase 2 terancam mengalami kemunduran. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transjakarta menyesuaikan layanan Koridor I Blok M-Kota di Halte Bank Indonesia sehubungan adanya pengerjaan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase II mulai hari ini, 19 Desember 2020. Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan meski terdapat penyesuaian di Halte BI, layanan Transjakarta Koridor I tetap berjalan normal.

    "Halte BI akan dipindahkan ke halte sementara," kata Sardjono dalam keterangan tertulisnya. Penyesuaian layanan dilakukan sampai proyek MRT Fase 2 itu rampung.

    Halte sementara ini posisinya bergeser dari jalur tengah ke jalur pinggir yang letaknya tidak jauh dari halte sebelumnya. Untuk arah Kota, halte akan berada di sisi timur Bank Indonesia. Untuk arah sebaliknya, posisi halte terletak di jalur pejalan kaki yang berada tepat di depan area Thamrin 10.

    “Bagi pelanggan yang biasa menggunakan halte Bank Indonesia bisa mengakses kedua halte itu ketika beraktivitas sehari-hari.”

    Pelanggan diwajibkan Tap In dan Tap Out menggunakan pembayaran melalui kartu uang elektronik pada mesin gate, maupun menggunakan QR Code pada aplikasi TIJE. Transjakarta menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. "Jika harus meninggalkan rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.