Natal dan Tahun Baru, 45 Persen Tiket Kereta Api dari Jakarta Terjual

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stasiun Pasar Senen dipadati penumpang KRL yang mau menuju keluar kota, 19 Desember 2020. Petugas Stasiun Pasar Senen belum mewajibkan penggunaan hasil tes swab antigen bagi para penumpang yang menaiki kereta jarak jauh. Tempo/Imam Hamdi

    Stasiun Pasar Senen dipadati penumpang KRL yang mau menuju keluar kota, 19 Desember 2020. Petugas Stasiun Pasar Senen belum mewajibkan penggunaan hasil tes swab antigen bagi para penumpang yang menaiki kereta jarak jauh. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daerah Operasional 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, tersedia 231.814 tempat duduk untuk masa angkutan natal dan tahun baru. Sekitar 45 persen tiket kereta api telah terjual.

    "Kapasitas tempat duduk yang disediakan tahun ini menurun signifikan ketimbang 2019," kata dia saat dihubungi pada Sabtu malam, 19 Desember 2020.

    Pada masa angkutan natal dan tahun baru 2021, PT KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 73.138 tempat duduk per hari dengan mengoperasikan 83 kereta.

    "Pada masa pandemi ini jumlah perjalanan kereta api hanya sampai 47 kereta api per hari," ujar dia.

    Jumlah penumpang kereta di masa pandemi Covid-19 ini dibatasi maksimal 70 persen dari kapasitas normal. Tujuannya agar penumpang bisa saling menjaga jarak guna mencegah penularan Covid-19.

    Eva memperkirakan puncak mudik di masa angkutan  2021 terjadi pada 23 Desember 2020. Data per 19 Desember menunjukkan sekitar 14 ribu orang yang sudah memesan tiket kereta.

    "Tapi masih ada kemungkinan perubahan karena reservasi masih terus berlanjut," kata dia.

    LANI DIANA | IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.