Begini Isi Surat Edaran Bupati Bogor Cegah Penyebaran Covid-19 Saat Libur Nataru

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

    Bupati Bogor sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

    TEMPO.CO, Jakarta -Menjelang libur Natal dan Tahun Baru Nataru, Bupati Bogor Ade Yasin, mengeluarkan surat edaran Nomor 423/COVID-19/Sekret/XII/2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

    Dalam surat edarannya, Pemerintah Kabupaten Bogor menyerukan kepada setiap orang yang berada di wilayah Kabupaten Bogor untuk tidak membuat perayaan yang menyebabkan keramaian yang menimbulkan kerumunan. "Lebih baik di rumah dan kurangi kegiatan di luar, kecuali ada hal keperluan yang mendesak," kata Ade Yasin, Senin 21 Desember 2020.

    Baca Juga: Bupati Bogor Minta MUI Turun Tangan Hadapi Massa FPI yang Demo ke Kantor Polisi

    Ade mengatakan surat edaran yang mulai berlaku pada hari ini hingga 8 Januari 2021, memprioritaskan warganya untuk berada di dalam rumah. Lalu setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktifitas selama libur Nataru wajib melaksanakan protokol kesehatan yaitu.

    ADVERTISEMENT

    "Patuh menerapkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan membatasi aktifitas di tempat umum atau keramaian," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.