Fakta-fakta Seputar Anggota DPRD DKI Jakarta yang Positif Covid-19

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas Damkar menyemprot cairan disinfektan paska terdapat seorang anggota dan PNS yang terpapar Corona, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 29 Juli 2020. Gedung DPRD pun juga sudah ditutup mulai hari ini hingga Ahad mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta kembali dinyatakan positif Covid-19.

Ini bukan pertama kalinya kasus positif ditemukan di kalangan legislator Kebon Sirih. Berikut merupakan sejumlah fakta seputar anggota DPRD DKI Jakarta terinfeksi virus tersebut.

-Empat Kasus Baru

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan empat legislator Kebon Sirih menjalani isolasi karena positif Covid-19.

“Ada yang bergejala dan OTG (orang tanpa gejala), mereka menjalani isolasi mandiri dan ada yang dirawat di rumah sakit,” kata Mujiyono saat dihubungi, Selasa, 22 Desember 2020.

-Bukan yang Pertama

Empat anggota DPRD itu bukan yang pertama terkena Covid-19. Pada pertengahan Desember 2019, dua orang anggota DPRD DKI Jakarta juga terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya adalah Ketua Fraksi Partai Golkar Basri Baco dan Yudha Permana dari Fraksi Partai Gerindra.

Baca juga : DPRD DKI Minta Anies Baswedan Tarik Rem Darurat Perketat PSBB

Judistira Hermawan, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, membenarkan kabar Basri Baco positif Covid-19. Menurut dia, Baco sempat ke luar kota untuk keperluan keluarga. “Setelah itu ada reses Sosperda. Mungkin beliau capek imunnya turun atau gimana. Ada gejala, kemudian cek, rupanya positif Covid-19,” ujar Judistira saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu, 16 Desember 2020.

Menurut Judistira, Baco kini dirawat di Rumah Sakit Tarakan. Ia mengalami gejala seperti batuk, tenggorokan terasa hangat, demam, namun tidak sesak. Fraksi Partai Golkar, kata Judistira, sudah meminta anggotanya untuk tidak ke kantor jika tak ada agenda seperti rapat paripurna. “Kami juga sudah minta Sekwan disinfektan ruangan,” kata dia.

-Sudah 19 Orang

Mujiyono menuturkan sejak awal pandemi sampai sekarang anggota dewan yang telah terinfeksi Covid-19 sebanyak enam orang. Menurut dia, legislator memang rentan tertular karena sering berinteraksi dengan banyak orang. “Anggota dewan yang terinfeksi ada dari beberapa fraksi,” ujarnya.

-Gedung DPRD

Gedung DPRD DKI Jakarta sempat ditutup sementara pada awal Agustus 2020. Penyebabnya ada anggota DPRD dan stafnya yang terinfeksi Covid-19. Gedung DPRD kembali dibuka pada 31 Agustus 2020.

-Usul Rem Darurat

Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Mujiyono menuturkan penularan Covid-19 di Ibu Kota semakin mengkhawatirkan.

Hingga hari ini rasio positif penularan Covid-19 nyaris menyentuh angka 10 persen. Jika tidak segera diambil langkah pengetatan, Mujiyono khawatir penularan wabah ini semakin sulit dikendalikan. “Saya menyarankan Gubernur Anies segera menarik rem darurat kembali,” ucapnya.






Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

7 jam lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

17 jam lalu

Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Pemrov DKI Jakarta mengelola Wisma Atlet agar tidak jadi sarang kuntilanak.


Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

18 jam lalu

Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, langkah yang dilakukan Transmart menutup sejumlah gerai adalah strategi bisnis semata.


Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

18 jam lalu

Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat untuk alih fungsi Wisma Atlet karena lahan itu milik Sekretariat Negara (Setneg). Hal ini disampaikannya, menanggapi pernyataan Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DKI Jakarta, Ida Mahmudah.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

23 jam lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

1 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

Sri Mulyani membeberkan bagaima Indonesia menghadapi tantangan global mulai dari pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, hingga kenaikan inflasi.


Jakpro Sampaikan Laba Formula E 2022 Rp 5 Miliar, PSI: Masih Ada Utang Kok Ngomong Untung

2 hari lalu

Jakpro Sampaikan Laba Formula E 2022 Rp 5 Miliar, PSI: Masih Ada Utang Kok Ngomong Untung

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menilai klaim Formula E untung Rp5 miliar jauh dari yang sudah dikeluarkan APBD DKI Jakarta Rp560 miliar untuk pembayaran commitment fee.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

2 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


DPRD DKI Khawatirkan Sistem Jalan Berbayar Jadi Lahan Korupsi

3 hari lalu

DPRD DKI Khawatirkan Sistem Jalan Berbayar Jadi Lahan Korupsi

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengkhawatirkan sistem jalan berbayar atau ERP bakal jadi lahan korupsi baru bagi para oknum.


Rian Ernest Gabung, Golkar Targetkan Raih 12 Kursi DPRD DKI di Pileg 2024

3 hari lalu

Rian Ernest Gabung, Golkar Targetkan Raih 12 Kursi DPRD DKI di Pileg 2024

Eks petinggi PSI Rian Ernest memutuskan gabung ke Partai Golkar