Pansus Banjir DPRD Sampaikan 3 Rekomendasi untuk Pemprov DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SAR Satpol PP mengevakuasi para pekerja menembus banjir dengan perahu karet  di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/1). TEMPO/Subekti

    Petugas SAR Satpol PP mengevakuasi para pekerja menembus banjir dengan perahu karet di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (18/1). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Khusus atau Pansus Banjir DPRD DKI memberikan tiga rekomendasi penanganan banjir Jakarta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada hari ini. 

    Anggota pansus banjir DPRD DKI Zita Anjani mengatakan mereka menilai ada kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang perlu dievaluasi. “Kami menemukan beberapa kebijakan dalam penanggulangan banjir yang belum tepat sasaran,” ujar dia dalam rapat paripurna DPRD DKI pada Rabu, 23 Desember 2020.

    Menurut Zita, pansus banjir menilai Pemprov DKI Jakarta perlu memiliki rencana induk alias grand master plan penanggulangan banjir. Selama ini, kata dia, yang dipakai sebagai rujukan utama adalah rencana induk tahun 1973.

    Padahal, kondisi pemanfaatan ruang dan lahan saat ini beda jauh dengan kondisi kala itu. Contohnya, pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Terbuka Biru (RTB) tahun 1978 sebesar 79,66 persen, sementara ruang wilayah yang sudah terbangun saat itu 20,34 persen.

    Pada saa ini, kondisi RTH dan RTB Jakarta berubah menjadi 9,15 persen setelah tahun 2015 dan pemanfaatan ruang terbangunnya sebesar 90,85 persen.

    Pansus banjir merekomendasikan Pemprov DKI Jakarta menyusun pengembangan rencana induk baru yang di dalamnya memuat studi pendahuluan atau preliminary studies dan rencana infrastruktur penanganan banjir Jakarta.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Baru Bermain Setengah Game di GOR Petrolin, Markis Kido Meninggal Dunia

    Markis Kido, mantan pemain bulu tangkis yang mengilap di nomor ganda putra, meninggal dunia pada Senin, 14 Juni 2021. Ia wafat dalam umur 36 tahun.