Polisi Ungkap Motif Pencabulan Murid PAUD di Grogol

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi pencabulan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial S, 55 tahun karena melakukan pencabulan terhadap tiga orang anak.

S merupakan suami dari guru sekaligus pemilik Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Ketiga anak korbannya adalah murid PAUD tersebut.

"Aksi persetubuhan terhadap anak ini baru diketahui bulan Desember ini," kata Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Audie S. Latuheru dalam konferensi pers online, Jumat, 25 September 2020.

Audie mengatakan, satu korban berumur 10 tahun dan dua sisanya 5 tahun.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat, Komisaris Teuku Arsya Khadafi mengatakan, tersangka biasa membantu istrinya menyalakan televisi di PAUD tersebut. Kedekatan dengan murid-murid istrinya lantas dimanfaatkan untuk melakukan pelecehan seksual.

"Dari interogasi, pelaku ini merasa bergairah melihat anak-anak," kata Arsya.

Menurut Arysa, para korban tidak mengetahui apa yang dilakukan tersangka terhadap mereka sehingga kasusnya baru terungkap saat ini. Menurut dia, polisi akhirnya menerima laporan dari para orang tua korban.

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Menurut Arysa, S diancam hukuman 15 tahun penjara.






Khawatir Pelecehan, Warga Minta Petugas Keamanan di Skywalk Kebayoran Lama Ditambah

2 jam lalu

Khawatir Pelecehan, Warga Minta Petugas Keamanan di Skywalk Kebayoran Lama Ditambah

Warga Jakarta, khusunya yang perempuan khawatir terjadi pelecehan seksual di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama


Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini 5 Bukti yang Dapat Memberatkan Dani Alves

2 hari lalu

Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini 5 Bukti yang Dapat Memberatkan Dani Alves

Pelapor mengidentifikasi Dani Alves dari tato bulan sabit di perutnya.


Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

3 hari lalu

Terduga Pelaku Pencabulan di Rusun Marunda Hapus Data di Laptop dan Ponsel

Terduga pelaku pencabulan anak di Rusun Marunda sempat menghapus sejumlah data di ponsel dan laptop sebelum dibawa ke Polres Jakarta Utara.


Putri Candrawathi Siap Pertanggungjawabkan Kesaksiannya kepada Tuhan

3 hari lalu

Putri Candrawathi Siap Pertanggungjawabkan Kesaksiannya kepada Tuhan

Apapun yang dilakukan, kata Putri Candrawathi, menjadi salah di mata mereka. Dia pun siap mempertanggungjawabkan kesaksiannya kepada Tuhan.


Pengacara Putri Candrawathi Sebut Hasil Poligraf Tidak Valid dan Cacat Hukum

3 hari lalu

Pengacara Putri Candrawathi Sebut Hasil Poligraf Tidak Valid dan Cacat Hukum

Pengacara Putri Candrawathi menyimpulkan hasil Poligraf kurang valid dan cacat hukum pada sidang pledoi di PN Jaksel


Baca Pleidoi, Putri Candrawathi: Saya Dituding Perempuan Tua yang Mengada-ada

3 hari lalu

Baca Pleidoi, Putri Candrawathi: Saya Dituding Perempuan Tua yang Mengada-ada

Andai waktu bisa diputar kembali, Putri Candrawathi mengatakan, ia memilih untuk diam karena jika menceritakan akan semakin membuatnya trauma.


Putri Candrawathi Bantah Ganti Baju Seksi untuk Memuluskan Skenario Pembunuhan Yosua

3 hari lalu

Putri Candrawathi Bantah Ganti Baju Seksi untuk Memuluskan Skenario Pembunuhan Yosua

Putri Candrawathi membantah mengganti pakaian dengan baju yang lebih seksi untuk memuluskan skenario pelecehan seksual di rumah dinas Ferdy Sambo.


Ditahan dalam Kasus Pelecehan Seksual, Dani Alves Menyewa Pengacara Lionel Messi

3 hari lalu

Ditahan dalam Kasus Pelecehan Seksual, Dani Alves Menyewa Pengacara Lionel Messi

Dani Alves dipindahkan ke penjara lebih kecil untuk menjamin keamanannya.


Keluarga Yakini Said Tak Lakukan Pelecehan Seksual saat Umrah di Arab, tapi Kesulitan Cari Bukti

4 hari lalu

Keluarga Yakini Said Tak Lakukan Pelecehan Seksual saat Umrah di Arab, tapi Kesulitan Cari Bukti

Rosmini menyebut Said jamaah umrah asal Makassar tidak pernah melakukan pelecehan seksual saat ingin mencium Hajar Aswad.


Keluarga Bantah Said Jamaah Umrah Asal Makassar Lakukan Pelecehan di Arab

4 hari lalu

Keluarga Bantah Said Jamaah Umrah Asal Makassar Lakukan Pelecehan di Arab

Kakak Said jamaah umrah yang divonis kasus pelecehan, Rosmini menyebut di Ka'bah rumah Allah, siapa yang berani melakukan pelecehan