Kaleidoskop 2020: Kasus Pembunuhan Terpopuler, Remaja NF, Hingga John Kei

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Perempuan Pembunuh. shutterstock.com

    Ilustrasi Perempuan Pembunuh. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama 2020, sejumlah kasus pembunuhan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyita perhatian publik. Motifnya beragam, sakit hati hingga gangguan psikologis. Beberapa kasus pembunuhan disertai mutilasi. Berikut kaleidoskop 2020 tentang pembunuhan terpopuler:

    1. Pembunuhan Bocah oleh Remaja NF

    NF, remaja perempuan, 14 tahun, membunuh seorang balita APA, 5 tahun di rumahnya, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Kamis 5 Maret 2020. NF mencekik dan menenggelamkan tetangganya ke dalam bak mandi berisi air. Sebelumnya, korban diminta untuk mengambil mainan di bak mandi itu.

    Setelah korban tak berdaya, NF memasukkan APA ke ember dan ditutupi sprei. Mayat korban diletakkan bersama tumpukan pakaian kotor. NF sempat berniat membuang mayat korban. Namun karena sudah sore hari, jenazah APA disimpan di lemari kamar. Keesokan harinya, Jumat 6 Maret 2020 sekitar pukul 11.00, pelaku mendatangi Kantor Polsek Metro Taman Sari dan mengakui perbuatannya.

    Ia tidak menyesal. "Dia merasa puas," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat saat itu, Komisaris Besar Heru Novianto, Jumat, 6 Maret 2020.

    Setelah berlangsung penyidikan, tindakan sadis NF ditengarai karena Post Traumatic Syndrome Disorder (PTSD) dan Extreme Emotional Disorder (EED) yang dialaminya. NF ternyata pernah mengalami kekerasan seksual oleh paman dan kekasihnya hingga hamil. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan NF bersalah dan dijatuhi hukuman penjara di Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial (LPSK) Handayani selama dua tahun, dikurangi dengan masa tahanan yang sudah dijalani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.