Libur Natal, Jalur Menuju Puncak Bogor Lengang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalur menuju Puncak di Pos TMC atau Simpang Gadog terpantau lengang dan nyaris sepi. Kondisi ini terjadi sejak pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan aturan penyekatan ketat dan setiap warga yang hendak ke Puncak, wajib menunjukan hasil rapid antigen. Hal itu berdampak pula pada tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak, Sabtu 26 Desember 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    Jalur menuju Puncak di Pos TMC atau Simpang Gadog terpantau lengang dan nyaris sepi. Kondisi ini terjadi sejak pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan aturan penyekatan ketat dan setiap warga yang hendak ke Puncak, wajib menunjukan hasil rapid antigen. Hal itu berdampak pula pada tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak, Sabtu 26 Desember 2020. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalur menuju kawasan Puncak di Pos TMC Gadog, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 26 Desember 2020 terpantau lengang, bahkan nyaris sepi.

    Jumlah kendaraan yang keluar Exit Gerbang Tol (GT) Ciawi sejak pukul 06.00-09.00 WIB, tercatat 4.134 dan pintu masuk ada 2.306 kendaraan. Lalu dari pukul 09.00-12.00 exit tercatat 3.131 dan entrance 4.631 kendaraan. "Ini lebih sepi dari hari kemarin," ucap seorang pedagang asongan, Jenal, 40 tahun, di lokasi.

    Jenal mengatakan petugas yang melakukan penyekatan pun tidak sebanyak kemarin, bahkan sebagian petugas gabungan ada yang beralih ke kawasan Puncak dan melakukan penyekatan di pos jaga Puncak Pas, yakni perbatasan Bogor-Cianjur. Pantauan Tempo hingga pukul 14.30, kendaraan menuju Puncak sangat jarang yang datang dari Jakarta, pun sebaliknya. "Mudah-mudahan tahun baru gak sepi lagi, biar dagangan kami laku," kata Jenal.

    Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Bogor, Inspektur Dua Ardian Novianto Ashari, mengatakan kondisi sepi di jalur menuju Puncak memang sudah terjadi sejak Kamis atau tiga hari lalu. Sebelumnya, menurut Ardian, ramainya kendaraan menuju Puncak itu terjadi di hari Selasa 22 Desember. "Namun sejak kami jalankan surat edaran Bupati, melakukan penyekatan dan wajib menunjukkan hasil rapid test antigen, kondisi itu turun drastis," kata Ardian.

    Ardian mengatakan sebetulnya tidak ada larangan bagi siapapun menuju Puncak, namun bagi yang berkeinginan ke luar rumah dan menuju ke Kabupaten Bogor diharapkan semua warga mematuhi protokol kesehatan dan aturan baru perihal penunjukan hasil rapid test antigen. "Itu pilihan, tapi tolong jaga diri kita sendiri dan juga lindungi orang lain. Artinya, silahkan tapi penuhi aturannya, persiapkan diri dan tunjukkan hasil tes negatif Covid," kata Ardian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.