Legislator Lebak: Saatnya Pusat dan Pemprov Banten Evaluasi Penanganan Covid-19

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi ruang isolasi Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Lebak -Anggota DPRD Lebak Provinsi Banten Musa Weliansyah meminta pemerintah daerah dan pusat mengevaluasi penanganan Covid-19, karena kasus yang terpapar atau positif Covid-19 cenderung meningkat.

"Kami berharap pemerintah daerah dan pusat lebih tegas untuk mengendalikan COVID-19 itu," kata Musa dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Lebak di Lebak, Sabtu, 26 Desember 2020.

Baca juga : Cegah Penularan Covid-19 Meluas, Lebak Optimalkan Pengawasan dari Tingkat Kecamatan

Para pelanggar peraturan daerah (Perda) hingga imbauan Maklumat Kapolri di Kabupaten Lebak saja banyak yang melanggar protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kehidupan masyarakat tidak mengindahkan protokol kesehatan dan 3M, mereka seperti biasa tanpa kekhawatiran penularan penyebaran penyakit yang membahayakan dan mematikan itu.

Bahkan, pemerintah daerah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) begitu bebas masyarakat menggelar perayaan hajatan resepsi pernikahan dan tempat wisata dibuka.

Disamping itu juga interaksi masyarakat tidak dibatasi serta pasar bebas buka selama 24 jam sehingga berpotensi terjadi kerumunan.

Dengan demikian, kata Musa, jumlah kasus Covid-19 di daerah Lebak ini terus meningkat akibat ketidaktegasan pemerintah daerah dan pusat.

"Kami tidak bisa membayangkan jika pemerintah tidak menindak tegas, sehingga dikhawatirkan kasus Covid-19 meningkat, jumlah kematian pun bertambah," katanya menegaskan.

Menurut dia, pemerintah cukup besar mengucurkan dana penanganan COVID-19, namun sia-sia bila tidak melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Semestinya, ujar dia, mereka pelanggar protokol kesehatan dikenakan denda sesuai perda agar memberikan efek jera.

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah daerah maupun pusat agar berkelanjutan untuk mengendalikan kasus virus corona.

Sebab, jika kasus tersebut tidak dilakukan tegas kepada pelaku pelanggar protokol kesehatan maka dipastikan penyakit yang mematikan itu menjadikan ancaman.

"Kami berharap pemerintah lebih serius untuk mengendalikan Covid-19 itu," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak warga yang terpapar positif Covid-19 sampai dengan Minggu (20/12) tercatat sebanyak 644 orang, dan di antaranya 364 orang sembuh, 261 orang menjalani isolasi dan dirawat RSUD Banten serta 19 orang dilaporkan meninggal dunia.

ANTARA






Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

16 jam lalu

Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, langkah yang dilakukan Transmart menutup sejumlah gerai adalah strategi bisnis semata.


Pilihan 5 Destinasi Wisata di Kawasan Pantai Sawarna Banten

1 hari lalu

Pilihan 5 Destinasi Wisata di Kawasan Pantai Sawarna Banten

Kawasan Pantai Sawarna memiliki beberapa destinasi wisata pilihan, dan menjadi unggulan pariwisata di Lebak, Banten.


Gempa Terkini Getarkan Bayah dan Pesisir Barat, Ini Data BMKG

1 hari lalu

Gempa Terkini Getarkan Bayah dan Pesisir Barat, Ini Data BMKG

BMKG mencatat gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya terjadi di Bayah, Banten.


Pantai Sawarna: Pilihan Destinasi Wisata, Tiket Masuk, dan Rute

1 hari lalu

Pantai Sawarna: Pilihan Destinasi Wisata, Tiket Masuk, dan Rute

wilayah pesisir Lebak Banten sering menjadi alternatif pilihan wisata bahari bagi masyarakat. Salah satunya Pantai Sawarna. Bagaimana sampai ke sana?


Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

1 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

Sri Mulyani membeberkan bagaima Indonesia menghadapi tantangan global mulai dari pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, hingga kenaikan inflasi.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

2 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

3 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

3 hari lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


Wisata Normal, Kasus Covid-19 Harian Yogyakarta Nyaris Nol

4 hari lalu

Wisata Normal, Kasus Covid-19 Harian Yogyakarta Nyaris Nol

Kasus harian yang muncul tak pernah melebihi tiga kasus dari seluruh temuan lima kabupaten/kota di DI Yogyakarta.


Perlunya Disiplin Protokol Kesehatan saat Subvarian Kraken Merebak

4 hari lalu

Perlunya Disiplin Protokol Kesehatan saat Subvarian Kraken Merebak

WHO menilai risiko terbaru tentang Omicron XBB.1.5 atau Kraken sebagai subvarian yang sangat menular sehingga protokol kesehatan perlu dijaga.