Pengamat: Perlu Reformasi Angkot di Puncak Bogor, Jak Lingko Best Practice

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan yang akan menuju kawasan Puncak terjebak kemacetan di ruas jalan jalur Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Oktober 2020. Pada cuti bersama serta libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW jalur wisata Puncak, Bogor dipadati oleh kendaran wisatawan yang ingin berlibur. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepadatan kendaraan yang akan menuju kawasan Puncak terjebak kemacetan di ruas jalan jalur Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Oktober 2020. Pada cuti bersama serta libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW jalur wisata Puncak, Bogor dipadati oleh kendaran wisatawan yang ingin berlibur. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat transportasi, Darmaningtyas, menilai perlunya transformasi angkutan umum alias angkot di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelayanan terintegrasi Jak Lingko yang diinisiasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat dijadikan contoh.

    "Pengalaman transjakarta mereposisi angkutan kotanya dalam bentuk Jak Lingko, saya kira best practice untuk dikembangkan di Jabodetabek terutama di Puncak," kata dia dalam diskusi virtual yang digelar Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Selasa, 29 Desember 2020.

    BPTJ dapat berperan mengantisipasi resistensi pengemudi angkot ketika reformasi berjalan. Artinya, meski pelayanan angkot direformasi, tapi pengemudi tidak kehilangan sumber mata pencahariannya.

    Selain itu, pemerintah juga perlu membebaskan jalur Puncak dari kendaraan pribadi. Darmaningtyas menyarankan agar pemerintah dapat memindahkan pergerakan orang yang akan ke Puncak dengan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

    "Pengalaman yang dilakukan Blue Bird dan Taman Safari bisa dikembangkan."

    Sebelumnya, PT Blue Bird Tbk meluncurkan pelayanan shuttle bus, bernama Bigbird, dari Jakarta menuju Taman Safari Indonesia pada September 2019. Darmaningtyas mengatakan cara lain agar warga mau naik kendaraan publik ke kawasan Puncak dengan mengembangkan fasilitas parkir park and ride.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.