Dalam Empat Hari, 292 Warga Kota Bogor Terkonfirmasi Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan rapid test untuk pengunjung wisata air The Jungle Waterpark, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 31 Oktober 2020. Rapid test ini sebagai upaya antisipasi pencegahan penularan COVID-19 di saat libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. ANTARA/Arif Firmansyah

    Petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan rapid test untuk pengunjung wisata air The Jungle Waterpark, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 31 Oktober 2020. Rapid test ini sebagai upaya antisipasi pencegahan penularan COVID-19 di saat libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Sebanyak 292 warga Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19 dalam empat hari terakhir ini. Dengan penambahan itu, Dinas Kesehatan Kota Bogor mencatat akumulasi kasus Covid-19 di kota hujan itu mencapai 5.918 kasus pada Kamis 7 Januari 2020.

    Berdasarkan data harian di Dinas Kesehatan Kota Bogor, masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis ada 74 kasus. Pada hari Selasa dan Rabu, penambahan kasus Covid-19 masing-masing 73 kasus, sedangkan pada Senin tercatat 72 kasus.

    Data tersebut menunjukkan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor pada pekan ini rata-rata sekitar 70-an kasus per hari dan trennya terus meningkat.

    Dinas Kesehatan Kota Bogor juga melaporkan ada dua pasien Covid-19 yang meninggal dalam empat hari terakhir.

    Dari total 5.918 kasus Covid-19 di Kota Bogor, ada 1.006 kasus aktif, 135 pasien meninggal dan 4.630 orang telah dinyatakan sembuh.

    Baca juga: Pecah Rekor, Hari Ini Tambah 2.402 Kasus Covid-19 di Jakarta

    Untuk menampung 1.006 kasus Covid-19 aktif itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyiapkan Rumah Sakit Lapangan (RSL) di Komplek GOR Pajajaran. RS lapangan yang bakal dioperasikan pertengahan Januari ini memiliki daya tampung 70 tempat tidur untuk pasien positif Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Varian Covid-19 AY.4.2 Delta Plus yang Bisa Memicu Gelombang Ketiga

    Menteri Kesehatan memberi isyarat bahaya gelombang ketiga yang disebabkan varian Delta Plus. Walau pun masih dalam batas aman, publik diharap waspada.