Dibantu Risma Bekerja di BUMN, Pemulung: Saya Insya Allah Kehidupannya Membaik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini  (kanan) berbincang dengan tunawisma yang akan dipekerjakan di salah satu apartemen, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 8 Januari 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) berbincang dengan tunawisma yang akan dipekerjakan di salah satu apartemen, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 8 Januari 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemulung Irman Yuda, 40, berharap kehidupannya bisa membaik setelah diajak Mensos Tri Rismaharini alias Risma bekerja di BUMN. Irman mengatakan dia sudah enam tahun bekerja menjadi pemulung di Jakarta.

    Saat ditemui Risma, Irman langsung menerima ajakan yang ditawarkan kepadanya. "Saya ingin mengubah kehidupan saya dan saat ibu Risma menyambangi dan mengajak saya, langsung saya terima. Saya sekalian ingin menyampaikan pesan kepada ibu saya di Jogja. Ibu, jangan kuatirkan saya, sekarang saya Insya Allah kehidupannya membaik," kata Irman di Bekasi, Jumat 8 Januari 2021. 

    Irman adalah satu dari lima penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang dibantu Risma untuk bekerja di kawasan bisnis yang dikembangkan PT PP Properti Tbk yakni Grand Kamala Lagoon Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

    Direktur Operasional PT PP Properti Grand Kamala Lagoon Bekasi Rudi Harsono mengatakan kelima PMKS yang diantar Mensos tersebut akan dipekerjakan sesuai kemampuan dengan status pekerja kontrak dan akan menerima upah sesuai Upah Minimum Regional (UMR) Kota Bekasi.

    "Kita akan bekali mereka dengan pelatihan kerja. Kita butuhkan tenaga-tenaga untuk gardening, cleaning service apartemen. Kita diinfokan ada binaan dari kementerian, selama kita bisa membantu kita akan akomodir," kata dia.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan kegiatan blusukan mencari gelandangan dan tunawisma di Jakarta itu untuk menyemangati para PMKS yang merasa sudah tidak memiliki harapan. Dengan pengalaman kerja di BUMN ini diharapkan mereka mampu meningkatkan taraf perekonomian dengan bekerja di tempat yang lebih layak sesuai kemampuan yang dimiliki.

    "Kalau ada niat pasti ada jalan asal ada kemauan seperti Pak Irman Yuda, pemulung yang saya datangi dan langsung tertarik dengan tawaran saya. Semoga ini menjadi penyemangat bagi para pemulung lain atau orang-orang yang kurang beruntung," ucapnya.

    Risma juga memastikan kegiatannya blusukan mendatangi para PMKS itu bukan sebuah pencitraan apalagi sudah direncanakan sebelumnya.

    Baca juga: Pemulung dan Gelandangan Temuan Menteri Risma Dipekerjakan di Perusahaan BUMN

    "Saya kerja itu gak perlu dipamer-pamerkan, saya sebenarnya tidak ingin riya tapi apa kita sudah mati rasa melihat begitu diam saja? Jangan lihat saya sebagai menteri, itu di dalam gerobak ada anaknya. Saya tidak peduli di mana pun saya berada, kalau lihat ada yang begitu ya saya datangi, itu kewajiban kita sebagai manusia," kata Risma. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?