ARSSI: Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jabodetabek Terisi 95 Persen

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Ahad, 15 November 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Ahad, 15 November 2020. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Iing Ichsan Hanafi mengatakan tingkat keterisian RS Covid-19 di Jakarta sudah memasuki fase kritis. Sebabnya, tingkat keterisian tempat tidur isolasi maupun ruang perawatan intensif pasien Covid-19 telah mencapai 95 persen.

    "Tinggal tersedia 5 persen untuk kamar isolasi dan ICU pasien Covid-19 sejak dua hari lalu. Ini sudah menjadi warning agar lebih hati-hati," kata Iing saat dihubungi, Jumat, 8 Januari 2021.

    Di DKI, kata Iing, terdapat 101 RS rujukan Covid-19. Dari jumlah tersebut tersedia sekitar 7.300 tempat tidur untuk isolasi dan 958 tempat tidur ICU.

    Dalam jangka pendek, pemerintah mesti secepatnya menambah bangsal isolasi dan ICU pasien Covid-19. Sebabnya, pasien Covid-19 meningkat cukup tinggi dalam beberapa hari ini. "Bahkan baru ditambah rumah sakit rujukan juga langsung penuh. Penambahan pasien sangat cepat."

    Yang lebih mengkhawatirkan, menurut Iing, pasien Covid-19 yang datang dan dirawat sudah memasuki gejala berat. "Jadi yang masuk itu dari awalnya gejala sedang menjadi berat. Kebanyakan itu yang sekarang masuk."

    Baca juga: ICU Covid-19 di Rumah Sakit di Depok Nyaris Penuh, Sudah Terisi 90,32 Persen

    Iing melanjutkan kondisi yang sama terjadi di kawasan Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah mitra DKI itu juga sudah masuk tahap kritis karena hari ini sudah mencapai 95 persen. "Jabodetabek ini cukup serius. Perlu segera ada penambahan kamar untuk isolasi dan ICU," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga