Mer-C Sarankan Rizieq Shihab Dirawat di Rumah Sakit Setelah Sesak Napas

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. Rizieq keluar dengan mengenakan rompi tahanan dalam keadaan tangan diborgol. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Gestur Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. Rizieq keluar dengan mengenakan rompi tahanan dalam keadaan tangan diborgol. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presidium Mer-C merekomendasikan agar pimpinan Front Persaudaraan Islam atau FPI Rizieq Shihab dipindahkan dari ruang tahan ke kamar ruang sakit. Hal itu berdasarkan hasil observasi tim Mer-C yang kini menjadi dokter pribadi Rizieq Shihab selama di tahanan. 

    "Yang pasti beliau ada keluhan, sebaiknya beliau itu dirawat di rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut," kata Ketua Presidium Mer-C Sarbini Abdul Murad saat dihubungi Tempo, Jumat, 8 Januari 2021. Dengan demikian, proses pemulihan Rizieq bisa lebih intensif.

    Soal di mana Rizieq akan dirawat, Mer-C menyerahkannya kepada polisi. “Kalau di tahanan kan terbatas.”

    Sarbini mengatakan Rizieq saat ini memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang bisa membahayakan jiwanya jika terkena sakit serius, seperti Covid-19. "Dengan kondisi pandemi begini sangat riskan untuk beliau.” Namun, Sarbini enggan menjelaskan komorbid Rizieq. 

    Rizieq, kata dia, harus mendapatkan hak-haknya. Ia khawatir Rizieq tiba-tiba sakit pada malam hari. “Kan susah, tapi kalau di rumah sakit bisa terus dipantau,"

    Kabar Rizieq Shihab sakit pertama kali dikabarkan oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Rahmat. Ia sekaligus membantah kabar yang menyebutkan tidak menyediakan perawatan medis kepada Rizieq Shihab selama menjalani penahanan di rumah tahanan. 

    Pada malam tahun baru, kepada polisi yang mengontrol, Rizieq mengaku tidak enak badan, lalu dipanggilkan dokter. Dokter yang memeriksa akan memberi oksigen karena Rizieq mengeluh sesak napas. “Dia tidak mau, minta oksigen dari rumah," kata Rahmat saat dihubungi, Kamis 7 Januari 2021. 

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan kondisi Rizieq Shihab saat ini sudah mulai membaik, seteleah kondisi kesehatannya menurun pada 1 Januari 2021. Saat ini, polisi menyediakan dua dokter pribadi dari Mer-C dan tabung oksigen di sel tahanan Rizieq. 

    "Sekarang juga dicek, kadar oksigen dia 98 persen," ujar Yusri. Kadar oksigen normal manusia adalah 95-100 persen. Jika kadar oksigen berada di bawah angka itu, seseorang dapat mengalami sesak napas hingga harus mendapat bantuan pasokan oksigen. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Varian Covid-19 AY.4.2 Delta Plus yang Bisa Memicu Gelombang Ketiga

    Menteri Kesehatan memberi isyarat bahaya gelombang ketiga yang disebabkan varian Delta Plus. Walau pun masih dalam batas aman, publik diharap waspada.