PSBB Jakarta Diperketat, Berikut Sektor Usaha yang Dibatasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pusat belanja Ramayana/ Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    Ilustrasi pusat belanja Ramayana/ Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta di pelbagai aspek pada 11-25 Januari 2021. Menurut dia, jumlah orang yang bekerja di kantor dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas normal.

    "75 persen kerja di rumah," kata dia dalam paparannya secara virtual, Sabtu, 9 Januari 2021.

    Perusahaan yang bergerak di sektor-sektor esensial tetap diizinkan beroperasi 100 persen. Perusahaan esensial itu di bidang kesehatan, pangan, energi, keuangan, dan perbankan.

    Kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan secara jarak jauh.

    Pembatasan lainnya adalah seluruh fasilitas umum, sosial, dan budaya ditutup sementara. Jumlah orang di tempat ibadah tetap 50 persen seperti saat ini.

    Jam operasional rumah makan, restoran, dan tempat sejenisnya hanya sampai pukul 19.00 WIB. Makan di tempat tetap diperbolehkan dengan syarat maksimal jumlah orang 25 persen dari kapasitas normal.

    "Untuk pemesanan atau pengambilan bisa beroperasi 24 jam sesuai jam operasional," kata Anies.

    Jam operasional pusat perbelanjaan juga dibatasi paling lama buka pukul 19.00 WIB. Sedangkan transportasi umum beroperasi sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen.

    "Detailnya bisa dilihat di Peraturan Gubernur dan Keputusan Gubernur yang langsung kami edarkan, juga infografis yang disampaikan lewat media sosial," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.