Update Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Sudah 17 Ribu, Okupansi RS Tembus 86 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga beraktivitas saat mobil Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan desinfektan di Jl Ir H Juanda, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 29 Desember 2020. Penyemprotan tersebut dilakukan guna memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. Mengingat kasus positif di Bekasi masih tinggi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga beraktivitas saat mobil Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan desinfektan di Jl Ir H Juanda, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 29 Desember 2020. Penyemprotan tersebut dilakukan guna memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. Mengingat kasus positif di Bekasi masih tinggi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi -Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyampaikan update kasus Covid-19 dan okupansi tempat tidur untuk pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta di wilayahnya mencapai 86,34 persen.

    Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi Rina Oktavia mengatakan total kapasitas tempat tidur isolasi ada 1.589, namun kondisi sekarang sudah terisi sebanyak 1.372.

    "Sisa ketersediaan tempat tidur pada saat ini di seluruh rumah sakit terdapat sebanyak 137 unit saja," kata Rina ketika dihubungi pada Ahad, 10 Januari 2021.

    Baca juga : Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Kota Bekasi Sasar Belasan Ribu Tenaga Kesehatan

    Sementara itu, okupansi tempat tidur ruang isolasi ICU di seluruh rumah sakit di Kota Bekasi semakin menipis. Dari total kapasitas sebanyak 80 unit, yang terpakai sekarang sebanyak 72 tempat tidur.

    "Yang kosong ada delapan tempat tidur," kata dia.

    Dilansir dari laman website milik Pemerintah Kota Bekasi di corona.bekasikota.go.id, angka penyebaaran kasus Covid-19 di Kota Bekasi sudah mencapai 17.181. Dimana sebanyak 1.368 merupakan kasus aktif.

    Adapun pasien sembuh tercatat ebanyak 15.501, dan pasien meninggal dunia 312 orang.

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, vaksinasi akan segera dilaksanakan di wilayahnya. Sasaran pertama sebanyak belasan ribu tenaga kesehatan. Dia berharap seluruh masyarakat mendukung program vaksinasi dari pemerintah tersebut.

    "Dengan vaksinasi ini diharapkan mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Rahmat Effendi.

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi