Pasien Covid-19 di Tangsel Melonjak, Lokasi Isolasi Kini Pakai Sistem Tunggu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany melihat persiapan lokasi Rumah Lawan Covid -19, Orang Dalam Pengawasan (ODP) bertempat di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Ciater, Serpong, Rabu (8/4).

    Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany melihat persiapan lokasi Rumah Lawan Covid -19, Orang Dalam Pengawasan (ODP) bertempat di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Ciater, Serpong, Rabu (8/4).

    TEMPO.CO, JakartaPasien Covid-19 yang masuk ke Rumah Lawan Covid Kota Tangerang Selatan atau Tangsel pascalibur Natal dan Tahun Baru melonjak.

    Dokter jaga Rumah Lawan Covid-19 Azahrah Purnamaladi mengatakan, setelah libur akhir tahun, lokasi isolasi pasien Covid-19 itu menerima kurang lebih di atas 15 orang pasien tiap harinya.

    Padahal sebelum libur akhir tahun rata- rata tempat tersebut menerima kurang lebih 10 pasien.

    "Hari ini saja sudah ada 22 orang yang masuk ke Rumah Lawan Covid-19, belum lagi yang ada di daftar tunggu, peningkatan pasien sangat signifikan," ujarnya, Senin, 11 Januari 2021.

    Baca juga: Klaster Keluarga Bermunculan Usai Libur Akhir Tahun, Tersebar di 33 Kecamatan

    Untuk awal tahun ini, kata Azahrah, Rumah Lawan Covid-19 bisa dikatakan penuh untuk isolasi, pasien yang masuk rata- rata terkait dari libur akhir tahun.

    "Saat ini total pasien RLC dari mulai diresmikan April 2020 lalu sudah merawat 1.657 orang, lalu yang sudah pulang sebanyak 1.371 orang, kemudian sampai hari ini yang masih dirawat di Rumah Lawan Covid-19 sebanyak 108 orang," ungkapnya.

    Hari ini Rumah Lawan Covid memulangkan 18 pasien yang datang setelah libur Natal dan Tahun Baru.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.