DKI Catat 74 RW Zona Merah Covid-19, Terbanyak di Jakarta Selatan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah DKI Jakarta mencatat terdapat 74 rukun warga (RW) masuk dalam zona merah Covid-19. Data itu diperbarui pada 7 Januari 2021 dalam situs corona.jakarta.go.id.

    Disebut zona rawan yang berarti risiko penularan Covid-19 tinggi. Zona merah terbanyak ada di Jakarta Selatan, yakni 25 RW.

    Berikutnya adalah Jakarta Barat dengan 22 RW zona merah, 13 RW di Jakarta Pusat, dan 11 RW di jakarta Timur. Kepulauan Seribu yang telah lama tak mencatatkan zona merah kini memiliki dua RW dengan risiko penularan tinggi. Paling sedikit di Jakarta Utara, yaitu satu RW.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pertama kali mengumumkan RW zona merah pada 4 Juni 2020. Saat itu ada 66 RW zona merah.

    "Kami menemukan bahwa di Jakarta ini ada 66 RW dengan laju incident rate yang masih tetap harus mendapat perhatian khusus," kata Anies Baswedan saat konferensi pers online, Kamis, 4 Juni 2020.

    RW zona merah akan masuk dalam wilayah pengendalian ketat (WPK).

    Jumlah kasus Covid-19 di Jakarta ataupun secara nasional terus meningkat. Penambahan harian kasus di Ibu Kota kini naik di kisaran dua ribu.

    Total pasien positif Covid-19 Jakarta mencapai 208.583 orang, terdiri dari 17.946 masih diisolasi, 3.551 meninggal, dan 187.086 sembuh. Sedangkan persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 secara total mencapai 9,1 persen.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.