Wali Kota Depok Pengen Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, tapi ...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan keterangan setelah ia dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau RSUD Depok, di Sawangan, Selasa, 15 September 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan keterangan setelah ia dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau RSUD Depok, di Sawangan, Selasa, 15 September 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Depok -Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku ingin merasakan vaksin Covid-19 dan menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin anti virus asal Wuhan, Cina tersebut.

    “Saya pengen (suntik vaksin), biar kebal banget gitu kan. Tapi (ada syarat) saya baca dari kementerian,” kata Idris saat melakukan simulasi pemberian vaksin di RSUI, Selasa 12 Januari 2021.

    Idris mengatakan, berdasar syarat yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, orang yang boleh vaksinasi Covid-19 adalah yang tidak pernah terpapar Covid-19.

    Baca juga :  

    “Itu syarat utama, kalau bilang iya, ya berarti keluar. Berarti tidak dapat vaksin. Jadi udah paham ya, saya nggak perlu jawab,” kata Idris.

    Sebagai informasi, Wali Kota Depok Idris sempat terjangkit Covid-19 pada 25 November 2020. Saat itu dirinya sedang cuti dari jabatannya untuk mengikuti Pilkada Depok 2020. Idris dinyatakan sembuh pada tanggal 2 Desember 2020, berdasarkan hasil swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

    Pemerintah Kota Depok menyebut bakal menyuntikkan 11.140 vaksin Anti Covid-19 pada pemberian tahap awal sepanjang Januari hingga April 2021.

    Kick off penyuntikkan vaksin akan dilakukan pada Kamis 14 Januari 2021, ditandai dengan pemberian vaksin terhadap 10 orang.

    Idris berharap, usai dilaunching, masyarakat tidak ada yang menolak untuk diberikan vaksin Covid-19, menurutnya vaksin yang siap didistribusikan telah mendapat sertifikat halal dan layak dari MUI dan BPOM.

    “Saya yakinkan, pemerintah sudah melakukan ikhtiar yang luar biasa, Jadi kita positif thinking, jangan dengan praduga-praduga, was-was, atau awas lu awas lu, kita trust kepada pemerintah dalam hal ini,” kata Idris.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.