2 Hari Pengetatan PSBB, Satpol PP DKI Tindak 3.576 Pelanggaran Soal Masker

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satuan Polisi Pamong Praja DKI melakukan patroli dan operasi pengawasan kepatuhan protokol kesehatan di sejumlah tempat, 12 Januari 2021. Dok: Satpol PP DKI

    Satuan Polisi Pamong Praja DKI melakukan patroli dan operasi pengawasan kepatuhan protokol kesehatan di sejumlah tempat, 12 Januari 2021. Dok: Satpol PP DKI

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak pengetatan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Jakarta pada 11 Januari 2021, Satpol PP DKI telah menindak
    3.576 pelanggaran protokol kesehatan berupa tidak memakai masker.

    "Data menunjukkan bahwa untuk tindakan masker jumlahnya sekitar 3.576 dalam waktu 2 hari," kata Kepala Satpol PP DKI Arifin dalam keterangan yang diterima Tempo, Rabu dinihari, 13 Januari 2021.

    Arifin mengatakan, dari 3.576 pelanggaran, sebanyak 3.490 orang dikenai sanksi kerja sosial dan 80 orang didenda.

    Baca juga: Satpol PP Gelar Razia: Ternyata Kedisiplinan Protokol Kesehatan Warga Mengendor

    Sejak 11 Januari, Satpol PP DKI juga menindak sejumlah tempat usaha seperti restauran dan sejenisnya atas pelanggaran protokol kesehatan. Sebanyak 3 tempat usaha dijatuhkan sanksi berupa penghentian kegiatan sementara. "Teguran tertulis ada 6, dan jumlah yang tidak ditemukan pelanggaran sebanyak 624," ujarnya.

    Arifin pun berharap masyarakat tidak kendor untuk tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan. Sebab, upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 ditentukan oleh disiplin seluruh warga.

    "Kalau masyarakat disiplin menjalankan 3M, maka 3T (testing, tracing, treatment) kita tidak terlalu repot," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Seandainya Vaksin Covid-19 Tidak Gratis, Ini Kisaran Harga 6 Produsen

    Jika vaksinasi tidak gratis, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk melakukan vaksinasi?