Ridwan Kamil: Besok Serempak Vaksinasi Covid-19, Kecuali Kota Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) saat meninjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Kamis, 22 Oktober 2020. Untuk tahap awal, vaksin akan diberikan kepada 20 persen warga, atau sekitar 290 ribu orang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) saat meninjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Kamis, 22 Oktober 2020. Untuk tahap awal, vaksin akan diberikan kepada 20 persen warga, atau sekitar 290 ribu orang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan akan dimulai hari ini di tujuh daerah di Bodebek dan Bandung Raya.

    “Sesuai jadwal di hari Kamis, Jawa Barat akan memulai proses vaksinasi pertama,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu, 13 Januari 2021.

    Tujuh daerah yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 tersebut adalah Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. “Kenapa tujuh daerah ini yang didahulukan, karena sesuai daftar kiriman dari pemerintah pusat,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, khusus Kota Bekasi akan mundur jadwalnya menjadi Jumat, 15 Januari 2021. “Karena besok baru dimulai pemeriksaan kesehatan untuk para kepala daerahnya, sehingga Bekasi saya sarankan dimulai di hari Jumat. Jadi ada enam yang bergabung besok dengan provinsi, satu Kota Bekasi di hari Jumat,” kata dia.

    Setelah tujuh daerah ini tuntas melakukan vaksinasi Covid-19, giliran tenaga kesehatan di kabupaten/kota lain di Jawa Barat. “Selang beberapa hari kemudian, sisanya seluruh Jawa Barat itu akan dimulai tahap dua. Karena akan dievaluasi dulu plus minusnya seperti apa, menjadi pembelajaran bagi daerah lain,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.