21 Pejabat Pemprov DKI Jakarta Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 sebelum dimulainya penyuntikan vaksin CoronaVac di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Petugas medis menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19 sebelum dimulainya penyuntikan vaksin CoronaVac di Puskesmas Cilincing, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 21 pejabat Pemprov DKI Jakarta hingga tokoh masyarakat bakal menjalani suntik vaksin Covid-19 pada Jumat besok. 

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan vaksinasi Covid-19 terhadap pejabat publik akan menjadi contoh proses vaksinasi di Ibu Kota. "Meski hari ini sebagian tenaga kesehatan sudah mulai divaksin, besok tokoh akan divaksin," kata Widyastuti dalam diskusi virtual, Kamis, 14 Juni 2021.

    Sebelum menjalani vaksinasi Covid-19, para pejabat hingga tokoh masyarakat itu harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Jika saat proses penapisan atau penyaringan memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin, maka petugas akan melakukan vaksinasi terhadap mereka.

    Dalam proses dimulainya proses vaksinasi besok, Gubernur DKI Anies Baswedan dan wakilnya Ahmad Riza Patria tidak ikut disuntik vaksin karena merupakan penyintas Covid-19 atau orang yang pernah terinfeksi virus corona itu.

    "Kalau berdasarkan usia Gubernur dan Wagub bisa karena ada di rentang usia 18-49 tahun. Tapi karena sebagai penyintas jadi tidak prioritas."

    Baca juga: Saat Pemberian Vaksin Covid-19 di Jakarta Mundur Sehari

    Widyastuti menuturkan vaksinasi Covid-19 diawali dengan penyuntikan kepada pejabat publik sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri. Pada tahap pertama ini, penyuntikan Vaksin Covid-19 diawali oleh tiga kelompok utama sasaran, yaitu pejabat publik tingkat provinsi, organisasi kesehatan dan tokoh agama. "Karena Gubernur dan Wagub sebagai penyintas maka nanti bisa diwakili Plt Sekda atau deputi dan wali kota."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.