3 Fakta Rizieq Shihab yang Dipindah ke Tahanan Bareskrim Polri

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ekspresi Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. Rizieq ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus kerumunan di Petamburan Muhammad Rizieq Syihab atau Rizieq Shihab kemarin dipindah ke rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri.

Sebelumnya ia ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Mantan pimpinan FPI itu dipindah karena kasusnya kini ditangani Mabes Polri. "Revolusi Akhlak, Allahuakbar!" kata Rizieq saat keluar dari Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Kamis, 14 Januari 2021.

Baca juga: Aziz Yanuar: Rizieq Shihab dan Menantunya Belum Terima Surat Panggilan Polisi

1. Dalam Kondisi Sehat

Rizieq Shihab mengaku dalam kondisi sehat saat dipindah. "Alhamdulillah, santai saja," kata Rizieq saat tiba di Mabes Polri.

Pria yang pernah 3 tahun mukim di Arab Saudi itu meminta semua pihak sama-sama mewujudkan situasi yang kondusif dan damai.

"Setop kegaduhan, bangun kedamaian," ujar dia.

Rizieq yang masih mengenakan rompi tahanan polisi dan tangan diborgol pun kembali menyinggung soal revolusi akhlak.

"Saya tetap komitmen dengan revolusi akhlak. Revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak," katanya.

2. Sempat Sakit di Tahanan

Saat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Rizieq sempat sakit. Ia mengalami sesak nafas. Seorang dokter dari lembaga Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menemani Rizieq di tahanan.

"Polda juga ada yang dampingi, Mer-C juga dampingi yang jadi dokter pribadinya. Sekarang juga dicek kadar oksigennya ada 98 persen," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Januari 2021.

Yusri mengatakan di sel tahanan Rizieq Shihab sudah disediakan tabung gas oksigen. Penyediaan tabung itu merupakan permintaan langsung dari Rizieq usai mengalami sesak napas pas 1 Januari 2021.

"Kemarin pada saat dia kurang enak badan karena asam lambung, dia minta oksigen, kami siapkan oksigen," kata Yusri. Ia memastikan kondisi Rizieq  sudah jauh lebih membaik.

3. Hadapi 3 Kasus

Rizieq Shihab kini menjadi tersangka dalam tiga kasus berbeda. Pertama adalah kerumunan di Petamburan, kedua kerumunan di Megamendung, dan ketiga kasus dengan RS Ummi Bogor.

Polisi kemarin telah melimpahkan dua berkas perkara yaitu kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Bogor ke Jaksa Penuntut Umum.

Dalam kasus Petamburan, kepolisian menetapkan Rizieq bersama lima orang lainnya menjadi tersangka lantaran menghasut dan melawan petugas. Rizieq dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP. Sedangkan lima tersangka lain dijerat Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Rizieq Shihab pun sudah ditahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya sejak 12 Desember 2020.

Untuk kasus kedua, yakni di Megamendung, kepolisian menetapkan Rizieq Shihab dengan alasan yang sama. Berbeda dengan kasus Petamburan, hanya Rizieq seorang yang menjadi tersangka. Di perkara ini, bekas pentolan FPI itu dijerat Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular; dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

JULNIS/ANDITA/ANTARA






Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

7 hari lalu

Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

Polsek Tanjung Duren membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi bajaj yang ada di kawasan Jalan Kusuma I Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

10 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

10 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

10 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

18 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

18 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

18 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.


Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

18 hari lalu

Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

Tempo meluncurkan film dokumenter Kilometer 50 tentang penembakan 6 anggota FPI oleh aparat kepolisian. Berikut 3 fakta peristiwa tersebut.


Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

18 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

18 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.