Kasus Raffi Ahmad Langgar Protokol Kesehatan, PN Depok: Penentuan Hakim Diproses

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebgram dan selebriti Raffi Ahmad menjadi sorotan netizen usai  menghadiri pesta ulang tahun pengusaha dan pembalap, Ricardo Gelael pada Rabu malam, 13 Januari 2021. Raffi  datang bersama istrinya, Nagita Slavina tanpa mengenakan masker saat berbaur bersama para tamu lainnya tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Instagram/@anyageraldine

    Selebgram dan selebriti Raffi Ahmad menjadi sorotan netizen usai menghadiri pesta ulang tahun pengusaha dan pembalap, Ricardo Gelael pada Rabu malam, 13 Januari 2021. Raffi datang bersama istrinya, Nagita Slavina tanpa mengenakan masker saat berbaur bersama para tamu lainnya tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Instagram/@anyageraldine

    TEMPO.CO, Depok -Humas Pengadilan Negeri Kelas I B Kota Depok, Nanang Herjunanto menyebutkan gugatan atas nama tergugat Raffi Ahmad telah teregister di lembaga peradilan tersebut.

    “Sudah tercatat di register PN Depok dengan Nomor 13/Pdt.G/2021/PN Dpk,” kata Nanang dikonfirmasi Tempo, Jumat 15 Januari 2021.

    Nanang mengatakan, saat ini proses gugatan presenter sekaligus influencer tersebut sedang dalam proses penunjukan majelis hakim.

    “Masih proses penunjukkan majelis hakimnya, hari ini sedang diproses,” kata Nanang

    Nanang menyebut, untuk pelaksanaan sidang nanti setelah ditunjuk majelis hakim. “Majelis Hakim nanti yang akan menentukan kapan disidangkan,” kata Nanang. 

    Raffi Ahmad digugat oleh David Tobing yang merupakan advokat publik, dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. 

    “Saya menuntut agar Hakim memerintahkan Raffi tidak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi dan menghukum Raffi membuat permohonan maaf di 7 Media Televisi dan 7 harian Surat Kabar,” kata David dalam keterangan pers yang diterima Tempo.

    David mengatakan, gugatan itu dilayangkan karena Raffi Ahmad yang mendapat kesempatan spesial mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, malah terdokumentasi sedang menghadiri sebuah pesta tanpa menggunakan masker dan tanpa menjaga jarak di kerumunan.

    Raffi menghadiri pesta hanya selang beberapa jam setelah vaksinasi pada tanggal 13 Januari 2021 lalu.

    “Sangat disayangkan seorang tokoh publik dan influencer terkemuka yang sudah diberi kepercayaan oleh negara tapi tidak menghargainya, tidak memberi contoh yang baik untuk masyarakat yang melihat gerak geriknya. Apalagi Gubernur sudah memberlakukan pengetatan  protokol kesehatan sejak 11 Januari kemarin sampai 25 Januari nanti,” kata David.

    Gugatan yang dikenakan kepada Raffi adalah gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), akibat dianggap melanggar aturan terkait protokol kesehatan seperti Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019, dan Undang-Undang No. 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

    “Apa yang Raffi Ahmad lakukan dapat berdampak signifikan karena dia punya banyak pengikut, punya banyak fans, nanti dianggap habis vaksin boleh bebas tanpa protokol seenaknya. Seharusnya tindakan Raffi memberikan dampak positif bukan negatif seperti ini.” pungkas David.

    Baca juga : Pesta Sean Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad Tanpa Pemberitahuan kepada Polisi

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.