Anies Baswedan Lantik Sekda DKI Marullah Matali Sore Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menghadiri acara peresmian Rumah Sepeda Indonesia, Kamis 27 Agustus 2020. TEMPO/Rafi Abiyyu.

    Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menghadiri acara peresmian Rumah Sepeda Indonesia, Kamis 27 Agustus 2020. TEMPO/Rafi Abiyyu.

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan bakal melantik Marullah Matali menjadi Sekretaris Daerah pada Senin, 18 Januari 2021. Ketua komisi bidang pemerintahan DPRD DKI Jakarta Mujiyono membenarkan rencana pelantikan wali kota Jakarta Selatan itu menjadi Sekda DKI.

    "Hari ini rencananya bakal dilantik dengan undangan terbatas," kata Mujiyono melalui pesan singkatnya.

    Mujiyono mengatakan pelantikan Marullah Matali bakal dilakukan di Balai Agung, Balai Kota DKI. Pelantikan dijadwalkan pukul 16.00. Setiap tamu diwajibkan untuk membawa hasil rapid test antigen atau PCR dengan hasil negatif. "Tamu undangan wajib membawa surat rapid test."

    Baca juga: Marullah Matali Dilantik Jadi Sekretaris Daerah DKI Senin Pekan Depan

    Politikus Demokrat itu menilai keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Marullah sudah sangat tepat. Selain, kapasitas yang dianggap mumpuni, Marullah juga mempunyai darah Betawi.

    "Kami berharap Marullah bisa menjembatani komunikasi semua pihak antara DKI dengan DPRD maupun pemerintah pusat," ujarnya.

    Marullah terpilih sebagai Sekda DKI melalui lelang terbuka. Anies Baswedan mengajukan tiga nama calon Sekda DKI kepada Presiden Joko Widodo. Selain Marullah, ada nama Penjabat Sekda DKI Sri Haryati dan Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko. Marullah mendapatkan nilai tertinggi dengan skor 82,22. Ia bakal menggantikan Saefullah yang meninggal karena Covid-19. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.