Gawat, Ruang ICU Buat Pasien Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Penuh

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien OTG Covid-19 menerima kiriman makanan dari keluarganya disela menjalani senam pagi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 16 Desember 2020. Kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan tersebut rutin dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien yang menjalani isolasi mandiri. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pasien OTG Covid-19 menerima kiriman makanan dari keluarganya disela menjalani senam pagi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 16 Desember 2020. Kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan tersebut rutin dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien yang menjalani isolasi mandiri. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengonfirmasi tempat tidur ICU khusus pasien Covid-19 di wilayahnya sudah penuh per hari ini, Senin, 18 Januari 2021.

    Kapasitas ruang ICU di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta sebanyak 85 tempat tidur.

    "Iya, ICU isolasi full semua per hari ini," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kota Bekasi, Rina Oktavia pada Senin, 18 Januari 2021.

    Sementara itu, tempat tidur isolasi non ICU, kata dia, tersisa 113 dari total kapasitas 1.605. Artinya, menurut dia, yang sudah terisi di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta mencapai 1.492.

    Baca juga : Cerita Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Mengawali Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekas

    Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, jumlah kasus Covid 19 di Kota Bekasi secara kumulatif sudah mencapai 19.005, dimana kasus aktif yang menjalani isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit sekarang tercatat 1.360 pasien.

    Sementara itu, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 17.318, adapun pasien meninggal dunia mencapai 327 orang.

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menekankan kepada masyarakat supaya mematuhi protokol kesehatan 4 M yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

    "Melaksanakan protokol kesehatan adalah cara paling efektif sekarang ini," kata Rahmat Effendi. Adapun program vaksinasi Covid-19 massal sudah berlangsung sejak pekan lalu. 

    Tapi, dari 14.060 dosis yang tersedia, baru menyasar kalangan tenaga kesehatan. Sebabnya, mereka paling rentan terpapar virus Corona dan ambruk jadi pasien Covid-19.

    ADI WARSONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.