Penularan Covid-19 Jakarta Tak Turun, Ketua DPRD DKI: Pengetatan PSBB Ditambah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersama Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI pada Senin, 19 Oktober 2020. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersama Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI pada Senin, 19 Oktober 2020. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB jika kasus Covid-19 tidak menurun di Ibu Kota hingga 25 Januari mendatang.

    "Lebih diketatkan (PSBB)," kata Prasetio Edi Marsudi di Balai Kota DKI, Senin, 18 Januari 2021.

    Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta lebih sadar dan mematuhi protokol kesehatan 3M, menggunakan, masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Menurut dia, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan sangat penting ditingkatkan karena penularan Covid-19 terus bertambah. "Kasus semakin bertambah dan hari ini paling tinggi."

    Baca juga : Sepekan Pengetatan PSBB, Wagub DKI Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi 

    Ia menegaskan pemerintah tidak perlu ragu memperpanjang atau semakin memperketat pembatasan sosial jika wabah belum menurun.

    Sejak 11 Januari kemarin, Pemerintah DKI telah mengetatkan PSBB dengan membatasi kapasitas maksimal sektor usaha nonesensial 25 persen. Pemerintah pun membatasi jam operasional hingga pukul 19.00.

    "Kalau enggak (ada penurunan), kami akan perpanjang lagi karena besar sekali ini (penularan Covid-19)," ujarnya.

    Prasetio mengapresiasi kerja sama pemerintah dengan Polda Metro Jaya dan Gugus Tugas yang telah mengetatkan pengawasan di lokasi dengan kasus penularan tinggi.

    Pemerintah, kata Ketua DPRD DKI, telah membuat klaster kawasan dengan kasus tinggi dan mengetatkan pengawasan di sama. "Menteng, Gondangdia misalnya diklaster. Dijaga masyarakatnya."

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.