Ketersediaan Tempat Isolasi dan ICU Pasien Covid-19 di Jakarta Kian Menipis

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau RSUD Pasar Minggu yang dijadikan rumah sakit khusus rujukan Covid-19, 3 Oktober 2020. Tempo/Imam Hamdi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau RSUD Pasar Minggu yang dijadikan rumah sakit khusus rujukan Covid-19, 3 Oktober 2020. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyebut hal itu berarti dari 995 tempat tidur ICU yang tersedia, sebanyak 849 di antaranya telah terisi. Namun tingkat keterisian ICU di RS rujukan Covid-19 itu adalah data per 10 Januari 2021, belum ada data terbaru tentang tingkat keterisian pada pekan ini.  

    Kondisi yang nyaris penuh serupa juga terjadi pada jumlah keterisian tempat tidur isolasi RS rujukan Covid-19. Menurut Dwi, dari 7.548 tempat tidur isolasi yang tersedia, sebanyak 86 persen atau 6.501 telah terisi.

    Meski begitu, Dwi mengatakan jumlah tempat tidur baik isolasi maupun ICU terus ditambah. “Berdasarkan data terakhir pada 10 Januari, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 101 RS rujukan,” kata Dwi dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 18 Januari 2021.

    Sebelumnya, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan, Dinkes DKI Jakarta, Sulung mengatakan Pemprov menargetkan menambah empat RS rujukan mengingat lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.