Wagub DKI Sebut Tidak Ada Laporan Efek Samping Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Vaksinator melakukan penyuntikan kepada peserta vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan hingga saat ini tidak ada efek samping dari vaksinasi Covid-19 di Jakarta.

"Pak presiden, para gubernur, bupati, wali kota dan para tokoh sudah melaksanakan, memberikan contoh dan teladan. Sejauh ini vaksin yang diberikan tidak masalah, tidak ada efek samping," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021.

Ahmad Riza Patria berharap, dengan telah dan sedang dilakukan vaksinasi Covid-19  tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan para pejabat, proses vaksinasi berikutnya bisa berjalan lancar. Terlebih orang yang sudah disuntik vaksin Sinovac akan disuntik kembali untuk kedua kalinya dalam selang waktu 14 hari.

"Mudah-mudahan bisa lancar, vaksin kedua dan seterusnya seluruh warga yang memang berhak dan harus divaksin bisa segera mendapatkan," kata Riza.

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta tahap pertama ditargetkan kepada 131.000 tenaga kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan DKI Jakarta.

Setiap penerima akan diberikan dua dosis vaksin COVID-19 dalam selang waktu 14 hari sehingga dibutuhkan kurang lebih 262.000 vaksin Sinovac untuk penyuntikan tahap pertama bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta baru mendapatkan 120.040 vaksin Sinovac dari pemerintah pusat dan sedang disuntikan kepada 60.000 tenaga kesehatan dan 20 tokoh publik.

Widyastuti mengungkapkan pihaknya masih menunggu tambahan vaksin Covid-19 karena DKI Jakarta masih membutuhkan 142.000 vaksin Sinovac untuk disuntikan kepada 71.000 tenaga kesehatan pada tahan pertama ini.

"Sesuai ketentuan bapak presiden, program vaksinasi Covid-19 menjadi tanggung jawab pemerintah (pusat)," ujar Widyastuti beberapa waktu lalu.

Baca juga : Menteri Agama Minta Jemaah Haji 2021 Diprioritaskan dalam Vaksinasi Covid-19

Pemprov DKI Jakarta menargetkan 7.610.198 warga DKI diberikan vaksin Covid-19 sehingga kekebalan komunal (herd immunity) bisa tercapai. Setelah 131.000 tenaga kesehatan, kelompok berikut yang menjadi penerima vaksin adalah pelayan publik dengan jumlah sekitar 500.000 orang.

"Lalu, kelompok yang rentan secara geospasial maupun ekonomi ada tiga jutaan lebih, kelompok usaha dua jutaan lebih dan juga kelompok lansia," katanya.

Memang ada informasi dari Kementerian Kesehatan, selain umur 18 sampai 59 tahun, ada kelompok lansia tertentu yang bisa diberikan vaksin. "Itu sebanyak 980.000 lebih," kata dia.

Pemprov DKI juga sudah menyiapkan 488 faskes terdaftar di P-Care BPJS sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang mencakup RSUD, RS vertikal/TNI/Polri, RS swasta, Puskesmas dan klinik pemerintah atau swasta.

Kapasitas penyutikan vaksin di DKI Jakarta cukup besar sehingga bisa dilakukan kurang dari sepekan untuk 60.000 tenaga kesehatan. Namun, harus jeda 14 hari untuk disuntikan vaksin yang kedua. "Kita juga sudah menyiapkan 1.498 vaksinator dengan kapasitas penyuntikan sebanyak 19.741 target vaksin per hari," kata Widyastuti terkait pernyataan Wagub DKI Jakarta.

ANTARA






Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

1 hari lalu

Anies Baswedan Hemat Bicara Soal Nasdem Deklarasi Capres 2024 Besok

Anies Baswedan hemat bicara soal agenda Partai NasDem akan deklarasi Capres 2024 besok.


Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Suporter Bola, Wagub DKI: Tidak Boleh Terulang Lagi

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Suporter Bola, Wagub DKI: Tidak Boleh Terulang Lagi

Wagub DKI Riza Patria menyampaikan duka cita atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter bola. Perlu ada evaluasi.


Wagub DKI Riza Patria Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

Wagub DKI Riza Patria Sampaikan Duka Cita Atas Tragedi Kanjuruhan

Wagub DKI Riza Patria menyampaikan rasa duka cita atas tewasnya ratusan suporter bola pada tragedi Kanjuruhan Malang.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

8 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

8 hari lalu

Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

"Umat Islam sebagai mayoritas jangan gampang terprovokasi. Kami harus sejuk damai, mengalah, dan mau kompromi," kata Wagub DKI Riza Patria


Riza Patria Belum Tahu Pulau Reklamasi Pulau G untuk Hunian, dalam Pembahasan

9 hari lalu

Riza Patria Belum Tahu Pulau Reklamasi Pulau G untuk Hunian, dalam Pembahasan

Ahmad Riza Patria menyebutkan, daratan hasil reklamasi di Teluk Jakarta, atau pulau reklamasi, Pulau G, sebagai zona ambang untuk hunian.


Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

9 hari lalu

Riza Patria Janji Tutup Semua Lokasi Prostitusi di Jakarta

Riza Patria berjanji menutup semua lokasi prostitusi karena praktik tersebut melanggar aturan hukum.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

14 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Azyumardi Azra Wafat, Wagub DKI Riza Patria: Guru Bagi Jutaan Orang

15 hari lalu

Azyumardi Azra Wafat, Wagub DKI Riza Patria: Guru Bagi Jutaan Orang

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Azyumardi Azra.


Dikukuhkan, Pengurus IA ITB Jakarta Dukung Smart City dengan Big Data

16 hari lalu

Dikukuhkan, Pengurus IA ITB Jakarta Dukung Smart City dengan Big Data

Kehadiran IA ITB dinanti-nantikan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, baik dalam hal teknologi maupun pendidikan.