Antisipasi Banjir Jakarta Saat Cuaca Ekstrem, DKI Diminta Bersihkan Drainase

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ilustrasi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta Syarif meminta pemerintah fokus pemeliharaan drainase untuk mengantisipasi potensi banjir Jakarta pada puncak musim hujan.

    "Dalam waktu dekat yang harus difokuskan adalah saluran mikro semuanya bisa mengalir maksimal," kata Syarif saat dihubungi, Rabu, 20 Januari 2021.

    Syarif menilai sejauh ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berusaha mengantisipasi banjir dengan melakukan normalisasi di situ hingga sungai. Pemprov DKI Jakarta juga telah menambah sumur resapan dan perbaikan maupun pembangunan polder air.

    Namun Pemprov DKI Jakarta belum maksimal menangani saluran mikro di permukiman warga. Padahal saluran mikro atau drainase itu yang juga menyumbang banjir. "Di beberapa kawasan permukiman itu terjadi banjir karena banyak drainase yang tidak berfungsi," ujarnya.

    Untuk memperbaiki saluran drainase, kata dia, Dinas Sumber Daya Air tidak bisa mengerahkan alat berat. Syarif pun meminta Dinas SDA memfokuskan petugasnya yang disebut pasukan biru untuk membersihkan sampah yang menumpuk di saluran mikro.

    "Karena kalau sampah sudah mengendap itu menjadi tanggung jawab SDA. Kalau yang mengapung akan dibantu Dinas LH (lingkungan hidup)."

    Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pemerintah telah mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada Januari hingga Februari yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    Baca juga: Antisipasi Ancaman Banjir Jakarta, BNPB Bikin Tactical Floor Game

    Pemerintah DKI pun telah mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor hingga Banjir Jakarta. "Kami sudah memahami terkait penanganan banjir. Kami sudah laksanakan berbagai program penanganan banjir," kata Riza usai meninjau protokol kesehatan di Mal Ciputra, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Januari 2021.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.