Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak, Muhadjir Sarankan Pemda Tanam Pohon Ini

Menristek Bambang Brodjonegoro (kanan) menyerahkan alat deteksi dini COVID-19 bernama GeNose C19 kepada Menko PMK Muhadjir Effendy (kiri) di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis, 7 Januari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan banjir bandang di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor merupakan dampak dari badai La Nina. Dia menyarankan pemerintah daerah menanam pohon keras untuk mencegah banjir.

"Saya merekomendasikan untuk segera lakukan penanaman pohon keras sehingga kondisi lingkungan semakin aman,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 20 Januari 2021.

Selain itu, perlu juga memperbanyak tanaman perdu, khususnya di wilayah dengan kemiringan yang ekstrem. Menurut Muhadjir, tanaman perdu memiliki daya cengkram yang kuat, sehingga bisa meminimalisasi bencana.

"Tanaman perdu ini sangat penting karena memiliki daya cengkram yang sangat kuat untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya longsor tanah yang gembur maupun banjir bandang," jelas dia.

Sebelumnya, banjir bandang melanda kawasan perkebunan teh Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa pagi, 19 Januari 2021. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 169 kepala keluarga dengan total 730 jiwa terdampak insiden tersebut dan telah mengungsi.

Saat ini, Muhadjir mengklaim, kondisi lingkungan di kawasan banjir bandang baik dan terawat. Klaim ini mengacu dari hasil pengamatannya dan laporan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara atau PTPN VIII.

BACA: Menko PMK Muhadjir Anggap Tri Rismaharini Kuasai Bidang Sosial






DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

6 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

1 hari lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

1 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

4 hari lalu

Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki sejumlah infrastruktur pengendali banjir untuk mitigasi bencana alam.


DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

5 hari lalu

DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

DKI melakukan gerebek lumpur di sejumlah kali di Jakarta. Di Long Storage Agro Wisata Cilangkap akan dilaksanakan hingga akhir tahun.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

5 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.


Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

6 hari lalu

Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan membangun sebanyak 2 ribu sumur resapan di 10 kecamatan di daerah tersebut pada 2022.


Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

6 hari lalu

Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

Menko PMK Muhadjir Effendy yang ditugaskan Jokowi ke Pakistan mengatakan, tidak ada WNI yang menjadi korban banjir di negara itu.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

9 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut