Berpacu Penuhi Makam Jenazah Covid-19: DKI Ekspansi Lagi TPU Srengseng Sawah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lahan baru Tempat Pemakaman Umum atau TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, untuk pemakaman jenazah Covid-19 seiring berkurangnya kapasitas makam yang sudah ada.

    Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Winarto, Jumat, 22 Januari 2021 mengatakan pihaknya tengah mengerjakan pembukaan lahan baru TPU Srengseng Sawah yang terletak di Jalan Srengseng Sawah Raya, Jagakarsa.

    "Hari ini kita sedang mempersiapkan lahan baru, ini nama lokasinya di Jalan Srengseng Sawah Raya, luasnya kurang lebih 1,2 hektare," kata Winarto.

    Lahan baru yang sedang disiapkan Pemprov DKI ini berjarak sekitar 500 meter dari TPU Srengseng Sawah.

    Sejak 12 Januari 2021, TPU Srengseng Sawah telah disiapkan menjadi pemakaman alternatif pemakaman jenazah pasien Covid-19 selain TPU Tegal Alur dan Pondok Ranggon yang hampir penuh.

    Pemakaman Covid-19 telah mulai Rabu 12 Januari 2021 sebanyak 47 jenazah, lalu Kamis 13 Januari 2021 sebanyak 54 jenazah, Jumat (15/1) sebanyak 45 jenazah dan Sabtu (16/1) sebanyak 48 jenazah. Total ada 257 jenazah yang dimakamkan selama periode 12-16 Januari 2021.

    Winarto menyebutkan, pihaknya tengah melakukan pengerjaan pembersihan lahan untuk TPU. Selanjutnya dilakukan pematokan oleh petugas perencanaan bidang pemakaman. Pematokan itu dilakukan untuk mengetahui daya tampung pemakaman di lahan baru tersebut.

    "Setelah lahan rata dibersihkan, baru nanti dilakukan pematokan oleh seksi perencanaan bidang pemakaman. Bisa menampung berapanya nanti setelah ada pembersihan," ujar Winarto.

    Kasatpel Zona 15 TPU Srengseng Sawah, Sutandyo menyebutkan, daya tampung TPU Srengseng Sawah hampir penuh. Hingga Jumat siang, hanya tersisa 15 liang lahat Covid-19 dari 560 kapasitas makam.

    "Kapasitas makam untuk sekarang 560 makam dan sampai kemarin sore closing sudah terpakai 530 (petak makam)," kata Sutandyo.

    Baca juga : Pandemi Covid-19 Picu Krisis Multi Aspek, Anies Baswedan: Bakal Ada Babak Baru

    Ia menambahkan, jika ada kiriman jenazah lagi maka kapasitas makam yang tersisa akan penuh. "Sisa 30 makam, hari ini sudah masuk 15 jenazah. Kalau 15 lagi masuk berarti selesai," ujar Sutandyo.

    Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji sempat mengecek kondisi TPU Srengseng Sawah pada Ahad 17 Januari 2021 lalu. Saat itu sedang ada kegiatan pengerukan menggunakan alat berat milik Sudin Sumber Daya Air.

    Menurut Isnawa, Sudin SDA dan Sudin Pertamanan bersinergi menggali titik lahan lahan kosong di TPU Srengseng Sawah untuk pemakaman Covid-19.

    Melihat tingginya angka kasus Covid-19, berkurangnya jumlah rawat inap di rumah sakit, serta jumlah pemakaman yang semakin sempit, Isnawa kembali mengingat masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

    "Perketat lagi protokol kesehatan, selain 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, tolong jangan berkerumun, acara kumpul-kumpul dan tetap di rumah, kita lihat rumah sakit sudah penuh, tenaga kesehatan kita kewalahan," kata Isnawa terkait bertambahnya problem yakni menipisnya kapasitas TPU buat jenazah Covid-19.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.