Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Nyaris Tembus 5.000 Orang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ambulans memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Sabtu, 9 Januari 2021. Pemprov DKI Jakarta menyatakan tingkat keterisian RS rujukan COVID-19 di Jakarta telah mencapai 85 persen, sementara ruang Intensive Care Unit (ICU) telah mencapai 80 persen. Dengan terus meningkatnya kasus positif, maka RS rujukan COVID-19 di Jakarta diperkirakan akan penuh pada bulan Februari 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Ambulans memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Sabtu, 9 Januari 2021. Pemprov DKI Jakarta menyatakan tingkat keterisian RS rujukan COVID-19 di Jakarta telah mencapai 85 persen, sementara ruang Intensive Care Unit (ICU) telah mencapai 80 persen. Dengan terus meningkatnya kasus positif, maka RS rujukan COVID-19 di Jakarta diperkirakan akan penuh pada bulan Februari 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet mencatat jumlah pasien positif Covid-19 yang menjalani rawat inap nyaris mencapai 5 ribu orang pada Sabtu, 23 Januari 2021.

    Juru bicara RSD Wisma Atlet Aris Mudian mengatakan, hari ini terdapat penambahan pasien Covid-19 yang rawat inap sebanyak 118 orang.

    "Dengan penambahan itu pasien yang menjalani rawat inap mencapai 4.990 orang," kata Aris melalui keterangan tertulisnya.

    Baca juga: Tenaga Kesehatan Penerima Vaksin Covid-19 di Kemayoran Belum Tunjukkan Keluhan

    Adapun jumlah tempat tidur isolasi yang ada di empat tower yaitu 4,5,6, dan 7 adalah 5.994 unit.

    Aris menuturkan sejak 23 Maret sampai hari ini RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat telah menerima 51.559 pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Dari jumlah tersebut sebanyak 51.559 pasien telah keluar. Sebanyak 45.942 orang telah keluar karena dinyatakan sembuh dan 585 pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

    "Jumlah pasien yang meninggal di Wisma Atlet mencapai 42 orang."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.