Pemilihan Wali Kota Jakarta Selatan, DPRD: Harus Selesaikan Tawuran di Manggarai

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rekaman tawuran warga di rel Stasiun Manggarai. Twitter.com/@Suparjohy

    Rekaman tawuran warga di rel Stasiun Manggarai. Twitter.com/@Suparjohy

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua komisi bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan masih menunggu nama calon Wali Kota Jakarta Selatan pengganti Marullah Matali. Kursi Wali Kota Jakarta Selatan kosong setelah Marullah Matali dipilih sebagai Sekda DKI Jakarta. 

    Mujiyono mengatakan nama calon Wali Kota itu akan diajukan Gubernur DKI Anies Baswedan ke DPRD DKI. "Tahapan sekarang persiapan untuk menerima nama yang diajukan," kata Mujiyono saat dihubungi, Minggu, 24 Januari 2021.

    Setelah nama diberikan, Komisi A akan segera menilai kredibilitas, masa kerja hingga golongan pejabat yang dicalonkan. Setelah itu, Komisi A bersama pimpinan DPRD DKI bakal melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon wali kota Jakarta Selatan.

    "Setelah tes kelayakan akan kami sampaikan hasilnya untuk diputuskan ke Gubernur."

    Politikus Demokrat itu mengatakan calon wali kota Jakarta Selatan harus mempunyai solusi dalam mengatasi permasalahan di kawasan itu. Masalah lama yang belum juga selesai, misalnya, kemacetan di kawasan Jalan TB Simatupang dan tawuran warga di Manggarai.

    Baca juga: Anies Baswedan Bolehkan Marullah Matali Rangkap Jabatan, Wagub DKI: Tak Masalah

    Masalah di kawasan Jakarta Selatan tersebut akan menjadi poin yang diajukan DPRD DKI saat uji kelayakan dan kepatutan calon Wali Kota Jakarta Selatan nanti. "Tawuran di Manggarai itu akan menjadi sorotan kami. Solusi apa yang bisa ditawarkan untuk menghentikan tawuran warga yang sering terjadi di sana," kata Mujiyono.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.