Plh Wali Kota Jakarta Pusat Cek Pembagian Bantuan Tunai di Johar Baru, Hasilnya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre untuk menerima buku rekening dan ATM dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan oleh Dinas Sosial di Pondok Bambu, Jakarta Timur, 20 Januari 2021. Dari APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750 ribu keluarga, pendistribusiannya melalui mekanisme PT Pos Indonesia dan APBD Pemerintah Provinsi sebanyak 1.055.216 keluarga.

    Warga mengantre untuk menerima buku rekening dan ATM dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan oleh Dinas Sosial di Pondok Bambu, Jakarta Timur, 20 Januari 2021. Dari APBN Kementerian Sosial RI sebanyak 750 ribu keluarga, pendistribusiannya melalui mekanisme PT Pos Indonesia dan APBD Pemerintah Provinsi sebanyak 1.055.216 keluarga. "Penyalurannya ke rekening penerima melalui Bank DKI dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM." TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi beserta jajaran mengecek pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari dana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Johar Baru yang paling banyak memiliki penerima bantuan di Jakarta Pusat.

    "Dengan bantuan tunai langsung ini kita lebih efektif, dan juga lebih baik untuk mereka. Tapi juga tetap semua kita akan evaluasi," ujar Irwandi dalam kunjungannya di SMPN 2 Johar Baru Jakarta Pusat, Senin, 25 Januari 2021.

    Khusus di Kecamatan Johar Baru ada sebanyak 24.962 penerima bantuan untuk BST dari Pemprov DKI Jakarta.

    Pembagian BST di Johar Baru pada hari ini dilakukan di beberapa sekolah lainnya seperti di SDN 10 Pagi Johar Baru , SMAN 27 Jakarta Pusat, dan SMAN 58 Jakarta Pusat.

    Pengecekan yang dilakukan Irwandi dan jajarannya itu untuk memastikan berjalannya protokol kesehatan diterapkan dengan baik di tengah Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di DKI Jakarta.

    Baca juga : Plt Wali Kota Jakpus Minta Lurah dan Camat Ketatkan Keamanan Fasilitas Umum 

    "Kita tetap atur, bukan berarti kegiatan ini terhenti tapi kegiatan tetap berjalan. Diatur bagaimana ritmenya supaya tidak jadi klaster, mereka antre pakai jarak, mereka antre sesuai dengan protokol kesehatan yang ada," kata Irwandi.

    Seperti diketahui, di 2021 bantuan sosial yang diberikan baik dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah diubah bentuknya dari sebelumnya bantuan sembako saat ini menjadi bantuan tunai.

    Khusus di Jakarta Pusat diketahui jumlah penerima BST dari Pemerintah Pusat berjumlah 127.351, sedangkan untuk penerima BST dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjumlah 56.544.

    Untuk BST dari Pemprov DKI Jakarta penerima terbanyak di Jakarta Pusat berasal dari Johar Baru 24.962 penerima, diikuti Kemayoran 8.608 penerima, Tanah Abang 5.641 penerima, Senen 3.662 penerima, Menteng 3.304 penerima, Gambir 2.972 penerima, Cempaka Putih 2.765 penerima, dan Sawah Besar 891 penerima.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.