Ketua DPRD Bogor Usul Wisma Atlet Hambalang Jadi RS Darurat Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memandangi wisma atlet yang terbengkalai di Desa Hambalang, Bogor, 19 Maret 2016. Presiden Joko Widodo meminta lembaga dan kementerian terkait untuk mengaudit wisma atlet ini untuk memastikan langkah yang akan diambil. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    Warga memandangi wisma atlet yang terbengkalai di Desa Hambalang, Bogor, 19 Maret 2016. Presiden Joko Widodo meminta lembaga dan kementerian terkait untuk mengaudit wisma atlet ini untuk memastikan langkah yang akan diambil. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengusulkan agar pemerintah memanfaatkan Wisma Atlet Hambalang sebagai rumah sakit darurat bagi pasien Covid-19. "Bangunan itu kan sebagian sudah ada yang jadi, bisa digunakan. Tinggal lengkapi alat kesehatannya saja," kata Rudy saat ditemui di kantornya, Senin, 25 Januari 2021.

    Pemerintah Kabupaten Bogor, kata Rudy, bisa bekerja sama dengan TNI untuk menyediakan peralatan kesehatan di rumah sakit darurat tersebut. Jika ini diwujudkan, pemerintah kabupaten Bogor bisa menambah kapasitas ruang isolasi bagi pasien Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat.

    "Tinggal buat surat permintaan atau kerja sama kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk penggunaan dan pemanfaatannya," kata Rudy.

    Pembangunan Wisma Atlet di Hambalang yang dilakukan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dihentikan karena kasus korupsi. Kini bangunan tersebut mangkrak dan dipenuhi semak belukar.

    Rudy mengatakan, ketimbang dibiarkan tak terurus, lebih baik bangunan tersebut dimanfaatkan untuk menangani wabah Covid-19. Menurut Rudy, lokasi Wisma Atlet Hambalang yang di atas bukit dan jauh dari permukiman, tak akan mendapat penolakan dari masyarakat.

    "Tinggal pemerintah pusat dan daerah mau tidak menjadikannya. Toh ini untuk kepentingan bersama," ujar politikus Partai Gerindra itu.

    Lokasi Wisma Atlet Hambalang di Sentul, Bogor menurut Rudy sangat strategis karena dekat dengan Ibu Kota. Sehingga, lokasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk menampung pasien dari wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi.

    Rudy mengatakan usulnya sudah disampaikan dalam rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor.

    Jika disetujui, Rudy mengatakan, sebagian beban rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan bisa dipindahkan ke Wisma Atlet Hambalang. Sehingga rumah sakit fokus pada penanganan pasien dengan gejala berat. "Penanganan akan cepat," kata Rudy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.