Pasien Covid-19 Bertambah 2.451 Orang, DKI: Tingkatkan Disiplin 3M

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test atau tes cepat Covid-19. TEMPO/Subekti.

    Ilustrasi rapid test atau tes cepat Covid-19. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, JakartaPasien Covid-19 di Jakarta bertambah 2.451 orang, Senin hari ini, 25 Januari 2021. Angka itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 16.948 spesimen. Sebanyak 14.893 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru.

    “Hasil 2.451 positif dan 12.442 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Januari 2021.

    Baca: Riza Patria: Kasus Covid-19 Harian Jakarta Masih Dampak Libur Akhir Tahun

    Dwi mengimbau masyarakat meningkatkan kedisiplinan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sebab, kasus positif di Ibu Kota masih bertambah setiap harinya.

    3M harus berjalan seiring dengan upaya Pemerintah DKI melakukan pelacakan (tracing), pengetesan (testing), dan perawatan (treatment) alias 3T.

    "Diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini," kata dia.

    Total kasus Covid-19 Jakarta kini mencapai 252.266 kasus. Sebanyak 24.132 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 4.063 meninggal, dan 224.071 sembuh.

    Pemerintah DKI mencatat persentase kematian 1,6 persen dan kesembuhan pasien Covid-19 sebesar 88,8 persen. Persentase kasus positif atau positivity rate Covid-19 dalam sepekan terakhir tercatat 15,7 persen. World Health Organization (WHO) menetapkan standar positivity rate tak lebih dari lima persen.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H