Pemilihan Wali Kota Jakarta Selatan, Komisi A DPRD DKI: Dari Pejabat Wilayah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua komisi bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan sudah memegang nama calon wali kota Jakarta Selatan yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

    "Bisa satu nama atau lebih. Nanti akan diputuskan berapa yang akan menjalani uji kelayakan," kata Mujiyono saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2021.

    Politikus Demokrat itu menuturkan nama calon wali kota Jakarta Selatan yang telah dipilih itu berasal dari pejabat wilayah. Saat ini, Mujiyono masih menunggu jadwal rapat pimpinan untuk menentukan jadwal uji kelayakan. "Yang pasti kami tidak akan mengambil dari kepala dinas."

    Baca juga : Anggota DPRD DKI Cerita Dapat Keluhan dari Pedagang Pecel Lele Soal PSBB

    Menurut Mujiyono, posisi jabatan wali kota tidak akan diambil dari kepala dinas karena terkait dengan penangan wilayah. DPRD, kata dia, tidak akan menyarankan jabatan wali kota di pegang kepala dinas, selain Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan Satpol PP.

    "Kepala Disdukcapil dan Pol PP masih bisa menjadi wali kota karena memahami kewilayahan. Tapi untuk saat ini kami tidak ambil dari sana," ujarnya. Adapun Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil DKI Dhany Sukma dipilih menjadi Wali Kota Jakarta Pusat.

    Mujiyono menuturkan pekan ini akan mengumumkan nama calon yang bakal menggantikan Marullah Matali. Marullah saat ini telah dilantik menjadi Sekretaris Daerah DKI menggantikan Saefullah yang meninggal dunia pada 16 September lalu.

    Wali kota Jakarta Selatan terpilih, kata pejabat DPRD DKI ini, harus mempunyai komitmen menuntaskan persoalan macet di kawasan T.B. Simatupang hingga tawuran yang kerap terjadi di kawasan Manggarai.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.