Pengetatan PSBB Jakarta, Satpol PP: 9.144 Warga Jakpus Terjaring Razia Masker

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelanggar protokol kesehatan saat menunggu sidang di tempat saat terjaring dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Jati Padang, Jakarta, Kamis, 17 September 2020. Polda Metro Jaya mencatat hingga Selasa (15/9) telah memberikan sanksi terhadap 9.734 pelanggar PSBB Jakarta dengan nilai denda sebesar Rp88,6 juta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pelanggar protokol kesehatan saat menunggu sidang di tempat saat terjaring dalam Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Jati Padang, Jakarta, Kamis, 17 September 2020. Polda Metro Jaya mencatat hingga Selasa (15/9) telah memberikan sanksi terhadap 9.734 pelanggar PSBB Jakarta dengan nilai denda sebesar Rp88,6 juta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada pengetatan PSBB9.144 warga Jakarta Pusat terjaring razia masker selama tiga pekan Januari 2021. Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan ribuan pelanggar PSBB itu terjaring Operasi Tertib Masker (Tibmask).

    "Jumlahnya kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya kurang lebih sama," kata Bernard di Kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Selasa 26 Januari 2021.

    Kepala Satpol PP Jakarta Pusat meminta masyarakat tidak kendor menjalankan protokol 3M, yang mewajibkan orang menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

    Para pelanggar PSBB itu hanya dijatuhi sanksi sosial. Sebanyak 9.107 dari 9.144 pelanggar yang tidak masker diberi tugas membersihkan fasilitas umum sambil mengenakan rompi oranye

    Berdasarkan catatan Satpol PP, pelanggar PSBB yang dijatuhi sanksi sosial paling banyak berasal dari Kecamatan Menteng, yaitu 2.137 orang. Pelanggar dari Kecamatan Tanah Abang 1.954 orang dan 1.085 orang dari Kecamatan Senen.

    Dari sanksi denda pelanggaran PSBB terhadap 37 orang terkumpul Rp7.850.000. Sanksi denda paling banyak berasal dari Tanah Abang sebanyak 12 orang, disusul Kecamatan Gambir serta Kemayoran masing-masing sebanyak enam orang, serta Kecamatan Senen sebanyak lima orang.

    Baca juga: Ava OYO Disegel, Satpol PP DKI Ungkap Pasangan Remaja Kerap Nginap dan Berkumpul

    Selama pengetatan PSBB Jakarta yang diperpanjang hingga 8 Februari mendatang, Satpol PP Jakarta Pusat juga mengawasi protokol kesehatan di perkantoran, tempat usaha seperti restoran dan tempat makan serta hotel. "Kita pastikan terus pengawasan berjalan" ujar Bernard.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H